#KartuPetaniBerjaya#Marketplace

Pemprov Dorong Kartu Petani Berjaya Terintegrasi Market Place

Pemprov Dorong Kartu Petani Berjaya Terintegrasi Market Place
Ilustrasi. Laporan implementasi program Kartu Petani Berjaya (KPB) Pemerintah Provinsi Lampung 2020-2021. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mendorong agar program Kartu Petani Berjaya (KPB) dapat terintegrasi dengan market place guna memberikan kemudahan pagi petani.

"Saat ini sudah banyak petani yang mandiri, meskipun relatif tapi karena pasar akan selalu berubah jadi dan petani kita dorong untuk bisa mengikuti zaman bagaimanapun agar bisa berkembang," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, Rabu, 6 Juli 2022.

Kurnardi mengatakan digitalisasi di sektor pertanian harus didorong, sehingga jangan sampa petani menjadikan masalah tidak mau berkembang karena sulit akses internet justru harus menjadi peluang. Sehingga Pemprov Lampung memberikan peluang digitalisasi kepada petani.

"Tidak hanya soal mempermudah akses petani untuk mendapatkan kebutuhan penunjang pertaniannya, seperti pupuk, bibit dan lainnya hingga memudahkan petani mempromosikan dan menjual langsung hasil pertaniannya," papar dia.

Baca Juga : Gubernur Lampung Beberkan Manfaat Kartu Petani Berjaya

Pihaknya terus mencoba agar mengintegrasikan hal tersebut. "Kami ingin develope ke arah market place sehingga harapannya petani pemasarannya lebih luar, sarana dan prasarana juga lebih luas aksesnya," kata dia.

Terkait market placenya, lanjut Kusnardi, peluang yang kemungkinan besar bergabung tak dibatasi. Karena menurutnya semakin banyak market place yang ada saat ini diharapkan bisa meningkatkan promosi petani.

"Apapun market place nya, bila perlu semuanys, semakin banyak ysng bergabung akan semakin memberikan keuntungan bagi petani yang ada di Provinsi Lampung," katanya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait