rapidtestbandarlampung

Pemkot Perpanjang Rapid Test di Dua Posko Perbatasan

( kata)
Pemkot Perpanjang Rapid Test di Dua Posko Perbatasan
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN melakukan pengecekan hari pertama pelaksanaan pengawasan di pos rapid tes depan Polsek Sukarame, Kota Bandar Lampung, Senin (26/10). n LAMPUNG POST/SUKISNO


Bandar Lampung (Lampost.co)  --  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan rapid test di dua titik, yaitu posko pintu tol Kota Baru dan Tugu Raden Intan, Rajabasa.

Awalnya pengawasan pada pos perbatasan itu dilaksanakan mulai dari tanggal 26 hingga 27 Oktober 2020. Namun, melihat masa libur panjang, pemkot memperpanjang kegiatan rapid test tersebut. 

"Kemungkinan beberapa hari tidak dua hari ini saja, nanti sembari kita lihat arus lalulintasnya," ujar Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, saat meninjau pos pengawasan di arah pintu masuk tol Kota Baru, depan polsek Sukarame, Senin 26 Oktober 2020.

Pada pos pengawasan, melihat banyaknya pengendara yang di rapid test, maka Herman HN memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk menambah tenaga medis, guna memaksimalkan dan mempercepat proses rapid test.

"Ini karena masih hari pertama jadi ada yang kurang-kurang, saya minta kepada Dinas Kesehatan di tambah 10 lagi tenaga medis.  Cukup test rapid di dalam kendaraan tidak ada turun supaya tidak mengganggu arus lalulintas, reaktif kita suruh pulang, kalau non reaktif boleh lanjut jalan," ungkapnya.

Menurutnya, untuk kegiatan di lapangan dengan di sediakan dua pos itu telah mencukupi untuk lakukan pengawasan di wilayah Kota Bandar Lampung. Begitu juga dengan alat rapid test, apabila stok yang telah di sediakan telah habis maka akan di tambah kembali.

"Posko cukup dua ini saja, alat rapid test tidak ada penambahan, kita punya banyak apabila memang kurang," kata Herman HN.

Perlu di informasikan pula, untuk pelaksanaan rapid test terhadap pengendara yang hendak melintas dan masuk ke Kota Bandar Lampung ini tidak dipungut biaya.

"Apabila terdapat warga bandar lampung yang reaktif maka akan kita swab di puskes terdekat.
Pelaksanaan ini gratis tidak ada yang bayar-bayar," pungkasnya.  

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Berita Terkait


Komentar