#livingplazalampung#mallampung

Pemkot Pastikan Pembangunan Living Plaza Sesuai Prosedur

Pemkot Pastikan Pembangunan Living Plaza Sesuai Prosedur
Lokasi yang akan dibangun pusat perbelanjaan modern di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) memastikan rencana pembangunan Living Plaza di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, sesuai prosedur.

Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Pemukiman, Dekrison, mengatakan rencana dan proses pembangunan itu dibahas sejak 2019 lalu. Dengan mengkaji dampak terhadap lingkungan sekitar berdasarkan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Dinas juga sudah beberapa kali turun ke lapangan terkait banjir itu. Kalau dikatakan itu daerah resapan tidak juga, daerah itu memang agak cekung air berkumpul di area itu," ujar dia, Minggu, 31 Januari 2021.

Berdasarkan rapat pembahasan bersama instansi terkait yang tergabung dalam Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD), memberikan syarat kepada pihak pengembang untuk membangun embung yang dapat menjadi solusi terkait persoalan banjir nantinya. "Kami berupaya ini ada tangkapan air,  kalau dulu memang saran Disperkim ada embung untuk menanggulangi banjir," katanya.

Sementara itu, Kabid Perizinan, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung, Muhtadi, mengatakan pihaknya sebelumnya memberikan rekomendasi untuk dilakukan pembangunan di lokasi tersebut. "Ini sudah dibahas dalam rapat TKPRD dan direkomendasikan proyek itu diperbolehkan," ujarnya.

Dalam hal ini, lanjut dia, Pemkot memberikan izin dengan persyaratan yang harus dipenuhi pihak pengembang. Terlebih, dengan adanya bentuk investasi baru maka akan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

"Kalau dari penjelasan pelaku usaha sebelum berinvestasi mereka melakukan pendekatan dengan warga. Warga senang, ada kegiatan usaha di sana karena akan memberikan dampak positif membuka peluang kerja," kata dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait