#dagingsapi#dagingceleng

Pemkot Pastikan Metro Nihil Daging Oplosan Babi

Pemkot Pastikan Metro Nihil Daging Oplosan Babi
Tim Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro saat melakukan peninjauan di beberapa tempat pemotongan hewan untuk memastikan tidak terjadi peredaran daging sapi oplosan celeng. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memastikan tidak ada peredaran daging sapi oplosan celeng atau babi menjelang Idulfitri 1443 H. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Herry Wiratno mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring ke beberapa pasar untuk menjamin ketersediaan serta harga jual daging sapi jelang Lebaran.

"Tujuannya untuk memastikan ketersediaan dan harga, serta pengecekan potensi pengoplosan daging sapi dengan daging celeng oleh para pedagang nakal," kata dia, Minggu, 1 Mei 2022. 

Baca: Meski Mahal, Daging Sapi Tetap Diburu Warga Bandar Lampung

 

"Hasilnya nihil. Kami juga mengambil sampel di beberapa penjualan daging online juga tidak ada. Metro tahun ini bebas dari daging oplosan. Ketersediaan juga cukup," sambungnya. 

Kendati demikian, terjadi kenaikan harga daging sapi dari Rp120-130 ribu kini menjadi Rp150-169 ribu/kg. 

"Perubahan harga ini terbilang wajar karena mendekati hari besar. Setelah itu nanti akan berangsur turun kembali, pasti tidak akan lama dan akan normal kembali," ungkapnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait