#ekonomi#pemulihanekonomi

Pemkot Metro Upayakan Tekan Inflasi

Pemkot Metro Upayakan Tekan Inflasi
Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menstabilkan harga pangan dan implementasi kerjasama antar daerah. Lampost.co/Bambang


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menstabilkan harga pangan dan implementasi kerjasama antar daerah.

Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin, mengatakan pihaknya fokus untuk menekan inflasi kali ini. 

"Inflasi memang sedang labil karena faktor global, seperti covid-19 dan perang Ukraina dan Rusia," kata Wahdi, Selasa, 26 Juli 2022. 

Untuk itu, perlu evaluasi dan penguatan ketahanan pangan dan menerapkan sistem Metro Bangga Beli (MB2). 

"Pembangunan SDM itu sangat penting sebagai investasi besar dan pembangunan infrastruktur lingkungan," ujarnya. 

Sekretaris Kota (Sekkot) Metro, Bangkit Haryo Utomo, mengatakan laju pertumbuhan ekonomi di Metro tengah mengalami peningkatan. 

"Dari 2017-2019 stabil di angka 5,6 persen. Sementara pada awal pandemi 2020 mengalami penurunan menjadi -1,79 persen dan di awal 2021 meningkat menjadi 2,91 persen," kata dia. 

Dia menyebut, peningkatan pertumbuhan ekonomi sangat bagus. Sebab, kegunaannya bisa memperlihatkan tingkat pembangunan di suatu daerah. 

"Implementasinya jika ada kenaikan pertumbuhan yang positif, maka akan berpengaruh besar pada peningkatan barang dan jasa di Metro," ungkapnya. 

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait