#covid-19Lampung#bantuan

Pemkot Metro Terima Bantuan APD dan Sembako

Pemkot Metro Terima Bantuan APD dan Sembako
Pemkot Metro menerima CSR berupa APD dan sembako dari Chandra Superstore Kota Metro dan beras dari SPBU 24.34102 Ganjar Agung. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) kembali menerima bantuan dari forum CSR berupa sembako dan alat pelindung diri (APD). Pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha terhadap warga di Bumi Sai Wawai yang terdampak pandemi Covid-19.

Direktur Chandra Superstore Kota Metro, Deni Wahyudi menyampaikan, dalam membantu pemerintah setempat untuk penanggulangan Covid-19 yang terjadi, pihaknya memberikan bantuan CSR berupa APD dan sembako.

"Sebanyak 60 unit APD dan sembako kami berikan ke Pemkot Metro. Untuk sembakonya itu ada beras dan beberapa paket lainnya, kalau jumlahnya tidak perlu disebutkan. Tapi mudah-mudahan ini dapat bermanfaat bagi warga yang sedang terpapar Covid-19," kata dia, Kamis, 22 Juli 2021.

Terpisah, SPBU 24.34102 Ganjar Agung, Kota Metro yang terletak di Jalan Soekarno Hatta juga memberikan bantuan berupa beras.

"Kami berikan dalam bentuk beras ukuran 5 kilogram sebanyak 50 pcs. Nanti pendistribusian kami serahkan sepenuhnya kepada Pemkot Metro. Harapannya sebagai bantuan terhadap pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Apalagi saat ini sedang diterapkan nya PPKM mikro diperketat, mudah-mudahan itu dapat bermanfaat," ujar Novi Isnawati, Administrasi SPBU 02 Kota Metro.

D itempat yang sama, Wali Kota Metro Wahdi Sirajuddin mengatakan, dalam pendistribusian pihaknya akan membentuk Satgas yang bergerak di bidang penyalur bantuan terdampak Covid-19.

"Untuk mekanismenya penyaluran nanti kami buat tim satgas khusus yang bertanggung jawab pada penyaluran bantuan. Karena memang tadi pagi saya komunikasi dengan OPD untuk di ambil, karena OPD tersebut sudah ada jejaring nya," kata dia.

Menurutnya, dengan membentuk satgas tersebut dapat mengupayakan tersalurkan nya bantuan tersebut. Seperti contoh pada kelangkaan gas oksigen, satgas vaksin dan pemantauan obat.

"Sekarang ini jejaring sosial nya harus bergerak, termasuk juga sasaran kita terhadap saudara kita yang sedang melakukan isolasi mandiri. Maka saat ini kami sedang mengumpulkan bersama gerakan forum CSR, dan tentunya dari pemerintah juga. Itu yang harus dilakukan," ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait