Covid-19

Pemkot Metro Jadikan Gedung Pramuka sebagai Ruang Isolasi Covid-19

Pemkot Metro Jadikan Gedung Pramuka sebagai Ruang Isolasi Covid-19
Wali Kota Metro, Achmad Pairin dan Wakil Wali Kota Metro, Djohan beserta jajaran melakukan pengecekan ruang isolasi di Gedung Pramuka area Bumi Perkemahan Sumber Sari, Metro Selatan. (Dokumentasi Kominfo)


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan menambah ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19 yang akan ditempatkan di Gedung Pramuka area Bumi Perkemahan Sumber Sari.

Penjabat Sekda Kota Metro, Misnan mengatakan, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kota Metro kian bertambah setiap hari, kemudian daya tampung ruang isolasi juga semakin berkurang.

"Saat ini di Metro ada dua tempat. Pertama di RSUD Ahmad Yani, kedua di Wisma Alvaro. Sementara yang tersisa itu ada di Alvaro, dan itupun hanya tinggal dua ruangan lagi yang kosong dari total 20 kamar yang tersedia," kata dia, Kamis, 7 Januari 2021.

Dengan melonjaknya penambahan pasien positif Covid-19, Pemkot Metro akan menambah ruangan isolasi Covid-19 yang direncanakan berada di Gedung Pramuka area Bumi Perkemahan Sumber Sari, Metro Selatan, sebagai antisipasi jika pasien terus bertambah.

"Di Gedung Pramuka itu kan ada 12 kamar yang bisa dipakai. Jadi delapan kamar itu bisa untuk pasien, dan empat untuk tenaga kesehatan yang bertugas. Nah untuk aktivitas Gedung Pramukanya, sementara dipindahkan dulu," ujar dia.

Dia menambahkan, untuk kantor gedung Pramuka akan dipindahkan ke rumah dinas Camat Metro Barat, karena hingga saat ini rumah dinas tidak dihuni atau ditempati oleh Camat. 

"Dan kami juga terus mengimbau, agar maayarakat terus menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Supaya kita bisa mengurangi jumlah masyarakat yang terjangkit. Pemerintah terus melakukan sosialisasi 3M," kata dia.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait