#metro

Pemkot Metro Imbau Sekolah Waspada Penyebaran Covid-19 dan Nyamuk DBD

Pemkot Metro Imbau Sekolah Waspada Penyebaran Covid-19 dan Nyamuk DBD
Staf Ahli Bidang I Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi saat meninjau proses KMB di SD Negeri 1 Metro, Senin 18 Juli 2022. (Lampost.co/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengimbau sekolah di Bumi Sai Wawai tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan waspada penyebaran demam berdarah dengue (DBD). 

Staf Ahli Bidang I Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi, mengatakan, dalam menghadapi serangan virus covid-19, prokes akan terus digalakkan. Selain itu, dia juga meminta pihak sekolah untuk memantau tempat penampungan air untuk meminimalisasi penyebaran nyamuk DBD. 

"Tujuan kami untuk antisipasi penyebaran covid-19 sebab saat ini masih merebak virus dengan varian baru. Kemudian, perlu dilakukan juga pemantauan jentik nyamuk," kata dia, Senin, 18 Juli 2022. 

Silfia menjelaskan, pemantauan jentik nyamuk sangat penting. Terlebih, saat ini memasuki tahun ajaran baru. 

"Ini kan tahun ajaran baru. Maka, perlu dicek lagi untuk keseluruhan, baik penampungan air maupun genangan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk harus dipantau juga," ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Metro, Sumarni mengatakan, dalam penerapan Prokes, pihaknya masih menerapkan protokol dengan ketat. 

"Mulai memasuki sekolah cek suhu dan masker masih menjadi kewajiban, itu tidak akan terlepas. Kemudian, dalam penerapan jajan kami juga mengimbau para wali murid tetap membawakan bekal kepada anaknya, meski kami telah memfasilitasi kantin sehat," kata dia. 

Sumarni menyebut, dalam pemantauan genangan air, pihaknya rutin untuk melakukan pembersihan. Baik selokan maupun tempat-tempat yang berpotensi menjadi penampungan air. 

"Pada tahun ajaran baru ini kami telah menyiapkan keseluruhan. Bahkan, kami juga telah koordinasi dengan Kasatlantas Polres Metro untuk mengalihkan jalan depan sekolah menjadi satu jalur. Ini bertujuan untuk meminimalisasi adanya kemacetan pada saat jam pulang anak sekolah," ungkapnya. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait