#Sampahmedis#Limbahinfeksius

Pemkot Harus Proaktif dalam Pengawasan Limbah Medis

Pemkot Harus Proaktif dalam Pengawasan Limbah Medis
Anggota Tipiter Ditkrimsus Polda Lampung melakukan penyelidikan di TPA Bakung. MTVL/ Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Kebijakan Publik, Deddy Hermawan ikut berkomentar atas penemuan limbah medis di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Bakung milik Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Deddy mengatakan sebaiknya pihak pemkot Bandar Lampung, khususnya Dinas Kesehatan untuk bertindak cepat terhadap limbah medis di TPA Bakung.

Baca juga: Limbah Medis Ancam Nyawa Pekerja TPA Bakung

“Supaya bisa mencegah hal-hal yang berdampak negatif terhadap masyarakat, lingkungan dan termasuk hewan-hewan di sekitar area tersebut,” ujarnya, Selasa, 16 Februari 2021.

Ia juga mendorong DPRD Kota untuk turut proaktif mengawasi dan mengadvokasi keselematan warga dari ancaman limbah medis.

“Semua pihak yang terkait agar dipanggil, lakukan investigasi terhadap para pihak yang terlibat dalam pembuangan limbah medis itu,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan mengatakan pihaknya secepatnya akan melakukan pengecekan ke lapangan tentang penemuan limbah medis di TPA Bakung.

Namun pelaksanaan agenda tersebut terhambat dengan adanya kegiatan reses yang sedang dilakukan oleh para anggota yang disebut sebagai wakil rakyat ini.

“Setelah reses akan ke lapangan karena untuk saat ini teman-teman dewan masih ada kegiatan di dapilnya masing-masing. Setelah kami melihat faktanya secara langsung akan segera memanggil pihak-pihak yang bersangkutan,” ujarnya.

Selanjutnya, Yanuar mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap seluruh pihak yang berkepentingan. Karena permasalahan sampah medis ini terus berulang dan terkesan tanpa solusi.

“Nantinya bukti-bukti yang ditemukan di lapangan akan dijadikan dasar apakah kejadian ini merupakan keteledoran dari pihak rumah sakit atau ketidak jelasan pengawasan dari DLH Kota Bandar Lampung,” kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait