#pemkotbandarlampung#bandarlampung

Pemkot Enggan Beberkan Hasil Pertemuan dengan Irjen Kemendagri

Pemkot Enggan Beberkan Hasil Pertemuan dengan Irjen Kemendagri
Guru. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung enggan membeberkan hasil pertemuan dengan Inspektorat jenderal (Irjen) Kemendagri. Pertemuan tersebut terkait persoalan pembayaran gaji guru PPPK.

Penjabat (Pj) Sekda Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, mengatakan belum mengetahui hasil pembahasan tersebut. Ia hanya mengarahkan untuk menanyakan hal itu kepada Pusat Penerangan Kemendagri.

"Saya belum tahu, coba cari informasi ke karo (pusat) penerangan di Kemendagri," kata Sukarma, di gedung Semergou, Kantor Pemkot Bandar Lampung, 4 Oktober 2022.

Ia menambahkan, pihak penerangan Kemendagri yang bisa menjawab terkait hal itu. Sehingga pihaknya tidak bisa menjelaskan hasil pertemuan tersebut.

Diketahui, pertemuan digelar pada 26 September 2022 di ruang rapat Inspektorat Jenderal Kemendagri. Kegiatan itu menanggapi keluhan guru PPPK di Bandar Lampung yang belum menerima gaji.

Berdasarkan surat undangan dengan nomor 005/2620/IJ terdapat 9 pihak yang dipanggil antara lain Inspektur Khusus Irjen, Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Keuangan Daerah, Karo Kepegawaian Sekretariat Jendral, BKN Regional Lampung, Inspektur Provinsi Lampung, Wali Kota, Sekda selaku Ketua Tim TPAD, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BPKAD, dan Kepala BKD, APIP Inspektorat Khusus, dan TU Inspektorat Khusus.

Sementara, pemerintah menganggarkan Rp11,8 miliar untuk membayar gaji dan tunjangan guru PPPK melalui APBD perubahan. Namun, pembayaran gaji dan tunjangan baru akan dilakukan mulai November.

Hal tersebut karena pemerintah belum mengeluarkan surat perintah menjalankan tugas (SPMT). Sementara dalam Peraturan BKN nomor 18 tahun 2020 tentang juknis pengadaan dan pengangkatan PPPK pada 30 huruf e, dijelaskan, gaji dan atau tunjangan PPPK dibayar setelah yang bersangkutan dinyatakan melaksanakan tugas berdasarkan surat perintah melaksanakan tugas (SPMT).

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait