#vaksinasi#lampung

Pemkot Diharapkan Tambah Sentra Vaksinasi di Pusat Perbelanjaan

Pemkot Diharapkan Tambah Sentra Vaksinasi di Pusat Perbelanjaan
Suasana di salah satu pusat perbelanjaan di Bandar Lampung. Lampost.co/ Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Pengunjung salah satu mall di Bandar Lampung meminta pemerintah mnggencarkan pelaksanaan vaksinasi booster secara terpusat di tempat-tempat umum antara lain seperti kantor, pabrik, tempat ibadah, pasar, dan terminal.

Hal itu dikarenakan adanya aturan baru Kemendagri yang dituangkan dalam SE Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat.

"Semoga gak hanya di MBK (Mall Boemi Kedaton) ya, tapi juga di mall lainnya. Karena saat ini gerai vaksin sudah tidak seramai dulu," ujar Sasya pengunjung MBK, Senin 18 Juli 2022.

Sasya berharap pemerintah kembali melakukan kampanye dan sosialisasi secara masif dengan mengoptimalkan semua media, baik cetak, radio, televisi serta media online atau digital.

"Langkah itu bisa dilakukan dengan kolaborasi dengan TNI-Polri, atau selebgram Lampung juga bisa yang berpengaruh terhadap pentingnya vaksinasi booster bagi semua lapisan masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Manager Mall Boemi Kedaton (MBK), Andreas Purwanto mengatakan masyarakat antusias untuk mendapatkan vaksin di pusat perbelanjaan.

Baca Juga : Vaksinasi Covid-19 di Lampung Belum Capai Target

Hal itu karena adanya aturan baru Kemendagri, mengenai vaksin booster jadi syarat masuk mall hingga fasilitas publik lainnya.

"Kami sudah bekerjasama dengan pemkot Bandar Lampung untuk membuka gerai vaksinasi, tapi karena banyak yang antusias stok vaksin yang di kasih tidak cukup," kata Andreas, Senin, 18 Juli 2022.

Andreas mengatakan gerai vaksin pemkot di MBK dibuka dua hari sepekan, yakni pada Sabtu dan Minggu. Sebanyak 200 dosis vaksin disediakan bagi pengunjung.

"Kadang stok yang disediakan kurang, padahal masih banyak yang mau vaksin, kan kasian sudah mengantre ternyata vaksinnya habis," ujarnya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait