#pajak#pemkot

Pemkot Bidik Seluruh Tempat Usaha Agar Taat Pajak

Pemkot Bidik Seluruh Tempat Usaha Agar Taat Pajak
Ilustrasi. Medcom


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan membidik seluruh tempat usaha agar dapat lebih taat dalam menyampaikan setoran pajak dalam upaya meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Inspektur Kota Bandar Lampung M Umar mengatakan sebelumnya Pemkot memberikan syok terapi terhadap empat rumah makan ternama agar menjadi pembelajaran bagi tempat usaha lainnya.

"Berkenaan dengan kegiatan kemarin, menutup tempat rumah makan menjadi pembelajaran pemilik tempat usaha di bandar lampung untuk menjadi perhatian, tentunya kami dari tim akan melakukan pemantauan terus, kemarin hanya empat dan tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan ke yang lain," ujarnya, Rabu, 9 Juni 2021.  

Pemkot mengimbau kepada pemilik rumah makan ataupun resto agar dalam menjalankan usaha, tetap mematuhi Peraturan Daerah (Perda) kota bandar lampung nomor 6 tahun 2018 tentang sistem pembayaran pajak daerah secara elektronik (e-billing), khususnya tidak menggunakan alat transaksi kecuali yang disiapkan oleh pemkot. 

"Kami akan pantau terus apakah mereka menggunakan tapping box atau tidak, kemudian terhadap cabang-cabang resto kemarin agar dapat menyesuaikan diri jika tidak menaati peraturan itu kami juga akan segera menutup," katanya.  

"Alhamdulillah sudah ada tiga surat yang masuk tadi yaitu dari begadang II, geprek bensu dan padang jaya sudah diproses, besok mereka sudah bisa buka," ujar dia. 

Di ingatkan kembali kepada seluruh pelaku usaha, untuk menaati aturan yang berlaku di kota bandar lampung, dan aturan pajak pun telah diatur sedemikian rupa bahwa 10 persen penghasilan di setorkan ke pemerintah daerah setempat.

"Pemkot minta agar para pelaku usaha sama-sama taat hukum, sebab uang yang disetorkan ke Pemkot merupakan kewajiban pelaku usaha sebagai wajib pungut, oleh sebab itu diberlakukannya tapping box supaya lebih transparan," imbaunya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait