#beritalampung#bandarlampung#bansos

Pemkot Bandar Lampung Kirim Mekanisme Bansos Inflasi ke Presiden

Pemkot Bandar Lampung Kirim Mekanisme Bansos Inflasi ke Presiden
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menyelesaikan penyusunan mekanisme penyaluran bansos penanganan inflasi. Sesuai jadwal yang diberikan, rencana itu saat ini telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya mengungkapkan, pihaknya telah menyelesaikan perumusan penyaluran bantuan untuk penanganan inflasi. Perencanaan diserahkan sesuai tenggat waktu yang diminta pemerintah pusat yakni 15 September 2022.

Ia menjelaskan pemerintah menganggarkan Rp5,5 miliar untuk penanganan inflasi. Jumlah itu berasal dari refocusing dana alokasi umum (DAU) dalam dalam APBD.

"Sudah selesai, sudah kami serahkan ke Presiden sesuai waktu yang ditetapkan," ungkapnya, Kamis, 15 September 2022.

Sukarma memaparkan, pemerintah menggunakan 3 mekanisme penggunaan anggaran tersebut. Antara lain bantuan sosial, penyediaan lapangan kerja melalui kegiatan swakelola, dan subsidi angkutan umum.

Namun ia enggan merinci pembagian anggaran pada ketiga mekanisme tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Bandar Lampung itu hanya menyampaikan, dari total anggaran, pihaknya menggunakan Rp2,8 miliar untuk stok pangan.

"Sisanya untuk kegiatan swakelola dan subsidi angkutan bus kota, perencanaannya sudah diserahkan ke Pak Presiden," kata dia.

Ia menambahkan sesuai arahan pemerintah pusat, anggaran itu akan digunakan untuk penanganan inflasi Oktober-Desember 2022. Arahan tersebut menindaklanjuti adanya kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait