#pengelolaansampah#lingkungan#beritabandarlampung

Pemkot Bandar Lampung Bahas Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik

Pemkot Bandar Lampung Bahas Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik
Kepala DLH Kota Bandar Lampung Sahriwansyah (kiri) bersama Daud Hadi Manager PT Wijaya Karya (kanan), Senin, 30 November 2020. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah membahas tentang pengelolaan sampah menjadi energi listrik.

Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Sahriwansyah, menerangkan bahwa saat ini Pemkot telah mengadakan pertemuan dengan PT Wijaya Karya selaku BUMN dan setelah itu secepatnya akan diwujudkan dalam bentuk memorandum of understanding (MoU). 

"Persiapan Pemkot setelah pertemuan ini kita akan mempelajari dan mendukung dari PT Wijaya Karya ini, agar sampah yang menjadi persoalan Kota Bandar Lampung dapat segera teratasi. Saya berharap di akhir bulan ini sudah penandatanganan MoU dengan dilanjutkan perjanjian kerja sama," kata dia, Senin, 30 November 2020.

Selanjutnya Pemkot akan membahas kembali mengenai mekanisme apakah sampah yang terdapat di TPA Bakung akan di beli oleh pihak ketiga selaku pelaksana. 

"Mengenai mekanisme apakah sampah di TPA Bakung akan dibeli oleh pihak ketiga, Dinas akan mempelajari dahulu. Tapi pada dasarnya Pemkot ini sangat simpel, sampah sudah ada yang mau saja kita bersyukur," kata dia. 

Sementara itu, Daud Hadi, selaku Manager Bisnis dan Development PT Wijaya Karya mengatakan rencana menghadirkan Instalasi Pengolahan Sampah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) tersebut direncanakan akan dimulai pada pertengahan tahun 2021.

"Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Itera, dan investor," ujarnya. 

Diungkapkannya, PLTSa tersebut nantinya bisa mengonversi 700 ton sampah yang dikeruk per harinya menjadi 15 juta watt per jam daya listrik. Selain untuk mengelola sampah, PLTSa digadang juga akan mendukung ketahanan energi nasional.

"Dengan daya tersebut sudah cukup untuk menerangi kota Bandar Lampung, pusat PLTSa nantinya direncanakan akan diposisikan di lingkungan Kampus Itera," pungkasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait