#beritalampung#viruscorona#anggarancovid-19

Pemkot Akan Jual Aset Tanah untuk Penanganan Covid-19

( kata)
Pemkot Akan Jual Aset Tanah untuk Penanganan Covid-19
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co): Untuk penanganan wabah Covid-19 di Kota Tapis Berseri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil langkah pasti dalam hal ketersediaan anggaran, yakni dengan menjual aset yang dimiliki Pemkot sebab keuangan kini tidak stabil.

Hal itu dikatakan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat di wawancarai usai menghadiri rapat paripurna bersama DPRD Kota Bandar Lampung, dengan agenda pandangan umum fraksi atas pembicaraan tingkat I terhadap raperda tentang perubahan APBD dan Nota keuangan, di ruang rapat DPRD setempat, Kamis, 17 September 2020.

Herman mengatakan Pemkot Bandar Lampung akan mengambil langkah untuk menjual beberapa aset Pemkot, terutama aset yang tidak dimanfaatkan untuk menambah anggaran penanganan Covid-19 di Bandar Lampung. 

"Penjualan aset ini tidak lain bagaimana untuk mengatasi kekurangan, ya aset kita juga memang tidak dimanfaatkan lbh baik kita jual untuk mengatasi Covid-19," ujar Herman HN.

Herman HN mengungkapkan aset yang akan dijual itu ialah aset fisik dalam bentuk tanah hasil reklamasi lama di beberapa tempat. "Ada aset tanah reklamasi kita jual kalau ada yang berminat," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan mengajukan pinjaman anggaran ke Kementerian Keuangan kurang lebih sebesar Rp150 miliar untuk penanganan Covid-19, sehingga diperkirakan anggaran untuk Covid-19 itu akan berasal dari jual aset dan pinjaman ke Kementerian.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar