#WFH#tulangbawang

Pemkab Tulangbawang Terapkan WFH

Pemkab Tulangbawang Terapkan WFH
SE WFH Pemkab Tulangbawang. Dok Lampost.co


Menggala (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang menerapkan kebijakan Work from Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak mulai 20 hingga 27 Maret 2020.

Namun, dalam surat edaran yang ditandatangani langsung Bupati Tulangbawang Winarti itu, hanya diberikan untuk ASN dan tenaga kontrak perempuan. Kebijakan itu diambil sebagai salah satu upaya Pemkab Tulangbawang menekan penyebaran virus korona atau Covid-19.

Sekda Kabupaten Tulangbawang Anthoni membenarkan perihal surat edaran Bupati Tulangbawang nomor: 800/264/Vl.4/TB/lll/2020 tentang penyesuaian sistem kerja ASN.

"Iya, benar," kata Anthoni, dihubungi Lampost.co, Jumat, 20 Maret 2020.

Dalam surat edaran yang diterima Lampost.co, ASN yang dapat melaksanakan pekerjaan dari rumah atau tempat tinggalnya hanya dikhususkan untuk ASN dan tenaga kontrak perempuan. Meski dapat bekerja dari rumah, ASN diwajibkan untuk mengaktifkan ponselnya untuk mempermudah koordinasi.

Sementara, untuk ASN, pejabat struktural dan fungsional, staf atau pelaksana, dan tenaga kontrak yang pria serta pejabat pimpinan tinggi dan pejabat administrator perempuan tetap melaksanakan tugas di kantor.

Kemudian, untuk ASN dan tenaga kontrak pria maupun perempuan yang bertugas di OPD di bidang pelayanan langsung kepada masyarakat seperti Dinas Kesehatan, rumah sakit, Puskesmas, Disdukcapil, BPKAD, BPBD, Bapenda, Dinas Perhubungan, perijinan, DLHD, dan Pol PP diatur oleh kepala OPD setempat.

"Tapi nanti kepala OPD yang mengatur kalau memang ada pergantian personel untuk istirahat," ujar dia.

Dalam surat edaran tersebut juga ASN dan tenaga kontrak diimbau tidak melakukan perjalanan keluar daerah jika tidak mendesak. Terlebih, ke daerah yang memiliki potensi penyebaran virus korona.

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait