#TUBA#BSU#BBM

Pemkab Tulangbawang Mengusulkan 1.577 Pegawai Honorer Dapat BSU BBM

Pemkab Tulangbawang Mengusulkan 1.577 Pegawai Honorer Dapat BSU BBM
Kepala Disnakertrans Tulangbawang, Ivan Septianto. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang mengusulkan 1577 pegawai honorer untuk mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Bahan Bakar Minyak (BBM) senilai Rp600 ribu.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulangbawang, Ivan Septianto mengatakan seribuan tenaga honorer yang mengabdikan diri di Pemkab Tulangbawang ini diajukan untuk mendapatkan bantuan karena tercatat dan digaji melalui APBD Tulangbawang melalui sistem belanja gaji pegawai.

Ivan menjelaskan, para tenaga honorer yang diusulkan mendapatkan gaji dibawah Rp3,5 juta perbulan atau sekitar Rp1 juta hingga Rp1 150 000 tergantung dengan jenjang pendidikan.

"Mereka yang diusulkan ini memang sudah terdaftar di BPJS Tenaga Kerja dan setiap bulannya mereka bayar iuran" kata Ivan Septianto, kepada Lampost.co, Rabu, 14 September 2022.

Ia mengaku belum dapat memastikan berapa jumlah tenaga honorer yang bakal menerima BSU BBM. Jika mengacu dari data penerima BSU pekerja terdampak pandemi tahun lalu, terdapat sekitar 70 persen tenaga honorer yang mendapatkan bantuan.

Dia memperkirakan sisanya tidak mendapatkan bantuan lantaran mendapatkan bantuan lain dari pemerintah seperti PKH, Pra Kerja maupun bantuan sosial lainnya.

Ivan mengaku tidak mengetahui berapa jumlah tenaga kerja swasta yang diusulkan untuk mendapatkan BSU BBM. Berdasarkan data per Desember 2021 terdapat sekitar 180 perusahaan bergerak di Kabupaten Tulangbawang dengan jumlah tenaga kerja mencapai 24923 orang.

"Kalau pekerja swasta yang mendaftarkan itu perusahaan masing-masing langsung ke BPJS," kata Ivan didampingi Kabid HI Disnakertrans Tulangbawang, Ades Pramayuri.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait