#Infrastruktur#Jalan

Pemkab Tubaba Gelontorkan Rp23,5 Miliar Bangun Jalan Dua Jalur

Pemkab Tubaba Gelontorkan Rp23,5 Miliar Bangun Jalan Dua Jalur
Jalan dua jalur pasar Pulungkencana. Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun ini menggelontorkan dana sebesar Rp23,5 miliar untuk membangun jalan dua jalur sepanjang 4,1 KM di wilayah ibukota kabupaten.

Pembangunan jalan dua jalur tersebut terbagi di dua ruas jalan yakni Tugu Rato-Pasar Panaragan Jaya sepanjang 1,975 m, dan ruas jalan kota budaya uluan nunghik sepanjang 2.200 meter.

Pembangunan jalan dua jalur tersebut akan dikerjakan PT Mayang Sari Prima selaku pemenang tender dengan nomor kontrak 600/05/kontrak /PU Tubaba/ll/2021 dengan menggunakan anggaran DAK tahun 2021 sebesar Rp23.579.609.000.

"Ya. Rekanan pemenang tender jalan dua jalur akan mulai melakukan pekerjaan bulan ini. Kami sudah melakukan mutual check (MC 0) di lapangan dengan pihak rekanan," ujar Kabid Bina Marga, Sumardi mendampingi Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, Iwan Mursalin, Jumat, 19 Februari 2021.

Sumardi menjelaskan kegiatan didua titik ruas jalan tersebut masuk dalam satu kontrak dengan dikerjakan satu rekanan yakni PT Mayang Sari Prima. Untuk kegiatan Tugurato-Pasar Panaraganjaya akan dilakukan pelebaran untuk dibangun jalan dua jalur dan dibuat median tengah untuk taman dan dihotmix

"Untuk median tengahnya ada taman dan lampu jalan. Persisnya seperti jalan dua jalur pasar Pulungkencana," kata dia.

Sedangkan kegiatan kedua, pembentukan badan jalan dan media tengah jalan dua jalur di ruasjalan kota budaya uluan nughik. Lokasi ini hanya dilakukan pengerasan dengan batu sabes.

"Untuk di kota budaya uluan nughik ini kegiatannya baru tahap awal, hanya pengerasan dan pembentukan median tengah. Jalur ini juga akan disiapkan jalur khusus sepeda," ungkapnya

Pembangunan jalan dua jalur tersebut lanjutnya, untuk memunculkan wajah kota sekaligus mendukung pengembangan wisata di wilayah ibukota kabupaten setempat.

"Pembangunan jalan dua jalur ini akan dibuat terkoneksi kejumlah ikon wisata. Pembangunan ini sudah lama direncanakan dan baru dilaksanakan tahun ini," kata dia

Sementara itu, terkait dengan pembangunan jalan dua jalur Simpang Siregar-Tugurato untuk tahun ini ditunda karena anggarannya tidak masuk dalam bantuan DAK 2021. "Usulan sudah kami sampaikan ke pemerintah pusat, tapi tidak masuk tahun ini. Insya Allah tahun depan sekaligus sampai Pasar Pulungkencana," ujarnya

Dia berharap masyarakat dapat mendukung kegiatan tersebut. Terkait dengan pembangunan tersebut akan berdampak terhadap arus lalulintas karena kegiatan berada dijalan utama ibukota kabupaten.

 "Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dishub terkait pekerjaan ini. Terutama masalah pengaturan lalulintasnya, karena pekeejaan ini ada pekerjaan galian pelebaran jalan. Harapan saya, masyarakat bisa memanfaatkan jalan dua selama kegiatan berlangsung," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait