#stunting#kesehatan

Pemkab Tubaba Andalkan Smart Village Atasi Stunting

Pemkab Tubaba Andalkan Smart Village Atasi Stunting
PJ Bupati Tubaba Zaidirina usai audiensi dengan BKKBN Pusat di Jakarta, Senin, 18 Juli 2022. Dok Humas Pemkab


Panaragan (Lampost.co) -- Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang barat (Tubaba) Zaidirina, memastikan Pemkab terus melakukan berbagai inovasi untuk percepatan penurunan stunting.

Salah satunya melalui program desa cerdas (smart village) dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita.

“Kami berupaya dan berkomitmen kuat untuk percepatan penurunan stunting dan mencapai target 14 persen pada 2024,” kata Zaidirina, Senin, 19 Juli 2022.

Dengan smart village,Pemkab akan mendata warga yang perlu dibantu, khususnya bagi masyarakat miskin dan berpotensi stunting. "Kami punya kartu untuk bisa ambil telur dan sebagainya tinggal tap nanti masuk datanya ke smart village,” kata dia.

Menurutnya, berdasarkan data smart village, terdapat 21.786 balita di Tubaba dengan 1.185 diantaranya derita stunting.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Lampung itu menilai smart village di Tubaba diarahkan menggunakan angaran dana desa, ditambah APBR untuk pemberian makanan tambahan (PMT), berupa susu, telur puyuh, dan sayuran.

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait