#APBD

Pemkab Pringsewu Siap Gunakan Produk Lokal dalam Belanja APBD

Pemkab Pringsewu Siap Gunakan Produk Lokal dalam Belanja APBD
Ilustrasi. Dok Lampost.co


Pringsewu (Lampost.co) -- Pemkab Pringsewu mengklaim sudah melaksanakan anjuran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait perintah untuk belanja barang lokal. Langkah yang sudah dilakukan di antaranya membuka pendaftaran produk UMKM ke pengadaan barang dan jasa (PBJ).


Kabag LPSE Pemkab Pringsewu Andre Yusuf membenarkan instruksi Mendagri bahwa 40 persen APBD harus dibelanjakan produk lokal. Ia menjelaskan jika UMKM ingin produknya dipakai pemerintah, sebelumnya harus mendaftarkan terlebih dahulu jenis produk dan harganya ke bagian pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemkab setempat.

"Setelah didaftarkan nantinya akan bisa dibuka sehingga rekanan/pihak ketiga yang akan belanja barang dan tinggal klik saja," kata dia, Senin, 6 Juni 2022.

Ia menambahkan langkah pemerintah pusat mewajibkan APBD dibelanjakan untuk produk lokal sangat tepat apalagi di Pringsewu pertumbuhan UMKM sangat pesat, tinggal daftarkan saja ke PBJ Pemkab Pringsewu.

"Sudah membentuk tim terkait belanja produk lokal yang diketuai oleh Sekkab Heri Iswahyudi, tetapi sosialisasi baru akan dilakukan dalam waktu dekat," ujarnya.

Ia mengakui meskipun baru dibentuk tim soal produk lokal, sudah beberapa UMKM yang mendaftarkan produknya ke PBJ: makan minum, produk bangunan seperti batu, jasa penjaga malam. "Yang jelas sudah sekitar 10 etalase di isi produk lokal UMKM," katanya.

Pihaknya mengaku optimistis jika program ini bisa berjalan masyarakat dan UMKM di Pringsewu bisa lebih cepat berkembang, pasarnya sudah lebih terbuka. "Kita memang baru akan memulai, tetapi tanggapan masyarakat khususnya pelaku UMKM sangat mendukung," ungkapnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait