#tambakudang

Pemkab Pesisir Barat Segel Tiga Tambak Udang yang Langgar Perda

Pemkab Pesisir Barat Segel Tiga Tambak Udang yang Langgar Perda
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyegel tiga tambak udang di Pekon Lemong, Pekon Way Batang dan Pekon Tanjungjati, Kecamatan Lemong, Kamis, 12 Maret 2020.Dok.


Krui (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyegel tiga tambak udang di Pekon Lemong, Pekon Way Batang dan Pekon Tanjungjati, Kecamatan Lemong, Kamis, 12 Maret 2020. Penyegelan tersebut dilakukan karena ketiga tambak udang tersebut berada di luar zonasi yang diperbolehkan untuk budi daya tambak udang dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Kasat Pol PP dan Damkar Pesisir Barat Benkeda, mengatakan dalam penyegelan tersebut pihaknya menerjunkan 95 personel. "Alhamdulillah penyegelan tambak di Kecamatan Lemong berjalan lancar. Penyegelan tersebut sesuai perintah sekkab pada saat briefing, santun, tidak kasar, dan anarkis karena sifatnya hanya penyegelan. Kami menerjunkan 95 personel Pol PP untuk melakukan penyegelan," katanya.  

Sebelumnya, tambak-tambak itu sudah diberi tiga kali peringatan, namun pemilik atau pengusaha tidak mengindahkannya. Tambak-tambak tersebut melanggar Perda No 8 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2017—2037.

Pemkab melakukan penyegelan pertama terhadap tambak udang PT Arci Ferdian milik Hermantono yang mempunyai 9 kolam dengan 12 pekerja di Desa Margasuka, Dusun Merambai. Selanjutnya penyegelan kedua terhadap tambak udang PT Andi Riza Farm di Desa Way Batang milik Andi Reza yang mempunyai 18 kolam dengan 60 karyawan. Kemudian, penyegelan tambak ketiga berada di tambak udang PT Sumatra Seafood Indonesia yang berada di Tanjungjati yang memiliki 7 kolam dengan 17 karyawan.

Kegiatan itu juga diikuti asisten I dan asisten III yang didampingi anggota Satpol PP dan Damkar bersama Dishub, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pariwisata, polisi dan TNI. Pemkab akan terus melakukan hal yang sama kepada budi daya tambak udang yang berada di luar zonasi yang ditetapkan RTRW yaitu hanya boleh dilakukan di wilayah Kecamatan Ngaras dan Bangkunat.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait