#Limbah#PencemaranLingkungan

Pemkab Lamtim Tunggu Rekomendasi dari KLHK

Pemkab Lamtim Tunggu Rekomendasi dari KLHK
Ilustrasi Pixabay


Lampung Timur (Lampost.co)-- Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP) Lamtim sedang menunggu rekomendasi dari Kementerian LHK untuk melakukan pengukuran parameter lingkungan dan evaluasi dampak yang muncul akibat pencemaran limbah minyak PHE OSES di Pesisir Pantai Labuhan Maringgai.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP) Kabupaten Lampung Timur, Andi Kristanto, Kamis 4 Agustus 2022.

Andi Kristanto menjelaskan pihaknya telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

Baca Juga : Limbah Minyak di Pesisir Lamtim Terkumpul 3.500 Karung

"Kalau dari hasil audiensi dengan Pemprov Lampung kemarin Rabu (3/8) masih ada tahapan yang harus dilalui menuju ke kesimpulan," ujarnya.

Menurutnya, Pihak PHE OSES akan diminta pertanggungjawaban, apabila limbah tersebut terbukti berdampak ke masyarakat dalam hal ini nelayan maupun petambak 

"Jika terbukti ada imbas ke masyarakat, PHE OSES akan diminta untuk bertanggung jawab," tegas Andi. 

Pihaknya juga menerangkan, prioritas utamanya adalah lingkungan kembali bersih sehingga dampaknya tidak meluas.

"Sejauh ini tidak ada laporan ke kami, terkait warga yang terkena dampak limbah tersebut," papar Andi Kristanto.

Ia menambahkan saat ini DLH terus memantau kondisi lapangan dan pembersihan yang dilakukan oleh PHE OSES.

"Kami juga melibatkan nelayan, ibu rumah tangga, pegiat wisata, kelompok tani, dan lainnya," pungkasnya. 

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait