#Covid-19

Pemkab Lamsel Hanya Berikan Sanksi Sosial kepada Pelanggar Prokes

Pemkab Lamsel Hanya Berikan Sanksi Sosial kepada Pelanggar Prokes
Sekkab Lamsel Thamrin. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) hanya memberlakukan sanksi sosial kepada pelanggar protokol kesehatan (prokes) sesuai dengan  Peraturan Bupati (Perbup) tentang kebiasaan baru.

"Jadi, sanksinya tidak sampai denda dan hukuman yang berat. Namun, yang lebih penting kami tekanan kepada para camat dan kepala desa adalah menerapkan protokol kesehatan," ujar Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamsel, Thamrin, Senin, 18 Januari 2021.

Menurut Thamrin, pihaknya akan kembali mengaktifkan Satgas yang ada di desa-desa untuk berperan mengawasi dan mengimbau kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan.

"Ya,  kami akan kembalikan seperti awal-awal dulu dalam menerapkan prokes dan kami juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan protokol kesehatan," katanya.

Thamrin mengatakan, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Lamsel meningkat dalam kurun waktu tiga bulan. Penambahan ini ditengarai sebagai dampak dari libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 (Nataru), bukan dari pelaku perjalanan luar daerah. 

"Tapi, memang dari daerah ini sendiri yang kurang penerapan protokol kesehatan. Masyarakat mulai kendor disiplin dan mematuhi prokes. Padahal, Covid -19 itu nyata ada dan sangat membahayakan. Maka, kami minta semua masyarakat harus patuhi prokes," jelas dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait