#pembinaan#khilafatulmuslimin

Pemkab Lamsel Ajak Warga Khilafatul Muslimin Ikut Upacara Kemerdekaan

Pemkab Lamsel Ajak Warga Khilafatul Muslimin Ikut Upacara Kemerdekaan
Pemkab Lampung Selatan bersama steakholder bahas tindaklanjut Khilafatul Muslimin, Selasa, 21 Juni 2022, di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel. (Foto:Lampost.co/Juwantoro)


Kalianda (Lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama stekholder berencana menggelar upacara Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 di Jatiagung, dengan mengundang warga Khifalatul Muslimin (KM).


Hal ini terungkap dalam rapat pembahasan tindaklanjut permasalahan Khilafatul Muslimin yang diduga anti Pancasila, UUD dan NKRI, Selasa, 21 Juni 2022, di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, meminta  segera direalisasikan berbagai kegiatan untuk mengembalikan ke negaraan pada warga Khilafatul Muslimin. 

"Saya inginnya sih besok sudah bisa dilaksanakan berbagai kegiatan di sana. Hal ini agar permasalahan tidak berlarut, sehingga tidak ada negara dalam negara. Sebab, warga Khilafatlul Muslimin memiliki sekolahan sendiri mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Bahkan, mereka  memiliki kartu identitas sendiri seperti KTP,"ujar dia.

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Azhari Alamsyah, mengatakan jika bisa  sekolahnya di lokasi Khilafatul Muslimin ditutup. Kalau tetap dibuka hendaknya para gurunya diganti.

"Dengan begitu, para siswa tidak lagi menganut paham Khilafatul Muslimin. Kami juga sepakat jika upacara Kemerdekaan RI 17 Agustus,  pada tahun 2022 ini dilaksanakan di Jatiagung. Tapi, kegiatan terus dilanjutkan jangan berhenti setelah Upacara Kemerdekaan 17 Agusus," katanya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Setkab Lampung Selatan Firmansyah, menyatakan pada 30 Juni 2022 ada pengajian masyarakat di Kecamatan Jatiagung. 

"Jika, sepakat pada 30 Juni 2022 kita satukan saja semua kegiataan disana, agar warga Khilafatul Muslimin yang ikut diundang, dengan begitu mereka bisa merasakan bahawa pemerintah itu ada," katanya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Lampung Selatan Eka Riantinawat,  menyampaikan pihaknya akan lakukan peninjauan ke lapangan di Desa Margodadi dan Desa Margo Lestari,  guna memastikan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat upacara peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

"Ya, kami akan tinjau dulu kelapangan, untuk memastikan lokasi yang akan dipergunakan untuk upacara Kemerdekaan RI," katanya. 

Dilain pihak, Pasi Pers Kodim 0421 Lampung Selatan Kapten Inf Imron Nata, menyampaikan upacara Kemerdekaan RI  merupakan rutinitas. Namun,  pelaksanaannya dapat dilakukan di ditempat orang yang mempunyai faham berbeda dengan kita.

"Butuh proses lama untuk merubah doktrin yang sudah tertanam di benak seseorang. Tapi,  saya yakin dengan kerja keras kita semua saudara-saudara kita yang memiliki faham berbeda bisa kembali ke pangkuan ibu pertiwi," tegasnya. 

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait