#tumor

Pemkab Lampura Upayakan Pengobatan Tumor Ganas Nurpiah

Pemkab Lampura Upayakan Pengobatan Tumor Ganas Nurpiah
Sekdakab Lampura, Lekok, memberikan tanggapan atas upaya pemerintah membantu warganya terkena tumor ganas berobat, Senin, 18 Januari 2020. Lampost.co/Fajar Nofitra


Kotabumi (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) menindak lanjuti keluhan warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Nurpiah yang menanti uluran tangan dermawan.

Nurpiah yang hidup dengan ekonomi pas-pasan telah beberapa bulan menahan nyeri akibat penyakit tumor ganas yang dideritanya. Dia tidak bisa mengandalkan fasilitas JKN-KIS BPJS Kesehatan karena dianggap harus menunggu antrean yang terlalu panjang.

"Kami tindak lanjuti keluhan masyarakat ini dan menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan Sosial agar dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah mengalami kesulitan, khususnya ditengah pendemi saat ini, "kata Sekdakab Lampura, Lekok, Senin, 18 Januari 2021.

Kondisi kesehatan Nurpiah memang kian menurun akibat penyakit yang dideritanya. Pihak keluarga berinisiatif menempuh jalur umum karena dinilai bisa lebih cepat.

"Kepada Dinas Kesehatan maupun Sosial agar mengambil langkah-langkah diperlukan guna membantu pasien memperoleh perobatan maksimal. Harapannya agar apa yang menjadi harapan keluarga dapat terlaksana, khususnya melaksanakan operasi untuk mengobati warga terkena penyakit tumor ganas ini, "terangnya.

Plt Kadis Kesehatan Lampura, Maya Manan mengaku akan menindaklanjuti arahan pimpinannya guna membantu warga mengalami kesulitan perobatan. Dinkes akan menerjunkan tim dari pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Saya sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas. Hari ini akan langsung ke rumah warga mempertanyakan kendalanya. Dan kita berupaya semaksimal mungkin membantu mengusahakan perobatannya," kata Maya.

Baca: Nurpiah Penderita Tumor Ganas Butuh Perhatian Dermawan

 

Selama ini, menurut Maya, pihaknya telah memberikan bantuan. Yakni berupa akomodasi ambulans melaksanakan perwatan di fasilitas kesehatan terdekat, seperti di salah satu rumah sakit yang berada di Kecamatan Bukit Kemuning.

"Ada satu ambulans yang kita turunkan untuk membantu mengantar pasien bila berobat ke rumah sakit," kata dia.

Sebelumnya, Nurpiah (66), warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi divonis dokter menderita penyakit tumor lympoma (ganas) yang berada dibelakang ginjal sebelah kanan. Tumor membuat penderita mengalami pembesaran di area perut dengan rasa sakit tak tertahankan.

"Kita sedih melihatnya. Karena itu tumor ganas dan dokter bilang harus segera dioperasi. Namun, urung dilakukan bulan lalu karena jadwalnya Agustus Tahun 2021 ini," ujar anak sulung Nurpiah, Mindus, Minggu, 17 Januari 2021.

Pihak keluarga tidak dapat berbuat banyak setelah diberi jadwal oleh pihak rumah sakit. Sebab, keterbatasan pembiayaan membuatnya harus mencari donatur untuk meringankan beban perobatan jika harus menempuh jalur umum.

Diperkirakan biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp50 juta.

"Pekerjaan saya serabutan di pasar dan istri hanya di rumah. Saat ini mengurusi segala keperluannya. Vonis dari dokter itu sudah sejak November 2020 lalu," terangnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait