#APBD

Pemkab Lampura Respons Percepatan Penyerapan Anggaran

Pemkab Lampura Respons Percepatan Penyerapan Anggaran
Sekdakab Lampura, Lekok saat memberikan tanggapan terkait respon pemerintah daerah terhadap SE Mendagri tentang percepatan penyerapan anggaran, Kamis, 14 Januari 2021. Lampostvo/Fajar Nofitra


Kotabumi (Lampost) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura( mendorong reaslisasi penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun 2021 sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) dalam surat edaran (SE) Mendagri, Tito Karnavian No.903/145/SJ tanggal 12 Januari 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan APBD 2021 kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota. 

"Pemerintah daerah langsung merespons. Siang ini kita akan rapat koordinasi bersama seluruh OPD untuk membahas hal ini, "kata Sekdakab Lampura, Lekok, Kamis, 14 Januari 2021.

Menurut dia, sesuai amanat dari SE Mendagri tersebut, pemerintah daerah berupaya mendorong jajarannya untuk mempercepat serapan anggaran tahun ini. Khususnya yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK), karena berkaitan erat dengan ekonomi warga. 

"Seperti proses lelang, kami menargetkan pada bulan ini dapat digelar. Khususnya yang berasal dari DAK, "terangnya.

Lekok menjelaskan saat ini pihaknya tengah dalam tahap persiapan melengkapi lembaga-lembaga keuangannya. Dalam upaya mendukung pelaksanaan di lapangan, seperti PPTK, PPK dan unsur pendukung lainnya.

"Sehingga dapat berjalan baik, dan manfaatnya dapat dirasakan sesuai cita-cita bersama. Khusunya upaya mendorong perekonomjan warga di tengah pendemi, "imbunnya.

Pihaknya mendorong pelaksanaan realisasi serapan anggaran disetiap OPD dapat maksimal. Sehingga berimbas pada peningkatan kemajuan daerah. Guna mewujudkan Lampura maju dan berjaya. 

"Tapi masalahnya distribusi dari pusat (APBN) tidak sekaligus, ada yang turunnya perbulan, dua bulan, per triwulan, bahkan per nyerapan. Per 20, 40, 60 persen dan lainnya, sehingga mempengaruhi realisasi serapan. Jadi kita masih tergantung dengan pusat, "pungkasnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait