#Lampura#Perikanan&Pariwisata#perekonomian

Pemkab Lampura Komitmen Dorong Sektor Perikanan dan Wisata

Pemkab Lampura Komitmen Dorong Sektor Perikanan dan Wisata
/Fajar)Sektor pertanian dan wisata di Lampura jadi unggulan. (Foto:Lampost


Kotabumi (Lampost.co)--Pemerintah daerah Lampung Utara mendorong sektor perikanan menjadi destinasi wisata pendorong ekonomi warga. 

Hal tersebut nampak saat jajaran pemda, seperti Kepala Bappeda, Andi Wijaya, Kadis PUPR, Syahrizal Adhar, Kadis Porapar, Imam Hanafi dan Kadis Perikanan Sanny Lumi dan jajarannya turun langsung ke beberapa kecamatan seperti Kecamatan Tanjung Raja, Abung Tinggi, dan lainnya, Jumat, 17 September 2021.

Derah yang diproyeksikan menjadi sentra perikanan air tawar dan destinasi wisata,  memiliki potensi besar menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Kunjungan ini sebagai respons terhadap aspirasi masyarakat, untuk mendorong perekonomian melalui bidang perikanan.

"Sehingga kedepan diharapkan dapat memberi angin segar, khususnya dukungan pemerintah terhadap program kerakyatan dibutuhkan saat ini. Ini potensi besar, bila dimanfaatkan maksimal hingga dapat memberi dampak positif. Khususnya mendorong perekonomian masyarakat, dan pemerintah daerah siap mendorong program bagi peningkatan mulai tahun ini," kata Kepala Bappeda, Andi Wijaya di sela-sela turun lapang.

Pihaknya berupaya mengakomodir keinginan masyarakat di sana, terkait pengembangan potensi perikanan air tawar sekaligus menawarkan panorama khas perbukitan. Apalagi di sana terdapat makam Minak Trio Deso yang dapat dijadikan sarana wisata religi, juga merupakan daerah aliran sungai (DAS) karena dilewati oleh tiga sungai bebatuan.

"Untuk perubahan (APBDP) ini, akan dilaksanakan roadmap pembaharuan data. Baru di 2022 progresnya, khusus untuk bidang perikanan air tawar yang memiliki potensi diferesialnya (turunan) ini. Namun, untuk Dinas Perikanan coba petakan sekaligus data kembali, seperti berapa banyak kolam diusaha, hasil produknya sampai kepada pemasarannya, " terangnya.

Sehingga didapat data akurat seperti keadaan dilapangan sesungguhnya, sebab, bila ingin mendapatkan bantuan itulah yang diperlukan. Oleh karena itu dia berharap sudah dapat dilaksanakan, meski dalam keterbatasan akibat pendemi covid-19.

"Khususnya sektor perikanan, kalau ada DAK atau provinsi masuk akan diprioritaskan kesana. Sekarang upayakan itu dulu, kedepan selain pembiayaan juga riset kepada peningkatan produksi selain pangsa pasar dipersiapkan dengan paduan pariwisata," tegasnya.

Kepala Disporapar Lampura, Imam Hanafi menambahkan bahwasanya pengembangan potensi agrowisata telah masuk didalam pengembangan destinasi di Lampura. Sehingga berharap dukungan masyarakat, khususnya menyediakan tempat untuk peningkatan sarananya. Semisal, akan dibangun wahana wisata permainan ditengah-tengah kolam dan lainnya, sehingga dapat dibiayai dari dana pemerintah.

"Dukungannya itu, minimal ranah sepetakan yang dihibahkan sehingga dapat dibangun melalui program pemerintah. Dan disini ada dana desa (DD), yang dimanfaatkan untuk penambahan-penambahan kecil sehingga dapat berjalan maksimal, "ungkapnya.

Sementara, Kadis PUPR Lampura, Syahridal Adhar mengklaim pada tahun ini dana pinjaman dari PEN segera akan terealisasi. Dan salah satu peruntukkannya adalah pembangunan jalan poros Desa Ulak Rengas, Muara Dua, Kecamatan Abung Tinggi - Desa Sri Menanti, Kecamatan Tanjung Raja. 

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar