#BPK#pemkab

Pemkab Lambar Serahkan LKPD 2021 ke BPK

Pemkab Lambar Serahkan LKPD 2021 ke BPK
Bupati Lambar Parosil Mabsus serahkan LKPD TA 2021 kepada BPK Lampung Selasa (22/3). Dok Kominfo


Liwa (Lampost.co) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyerahkan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Lampung Barat 2021 kepada BPK perwakilan Lampung di Bandar Lampung, Selasa, 22 Maret 2022. Bersamaan dengan Pemkab Lambar, juga ada Pringsewu dan Pesisir Barat yang menyampaikan hal serupa.

Parosil Mabsus menyampaikan, Pemkab Lambar telah melakukan penyerahan LKPD yang kelima kalinya di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Mad Hasnurin. Ia berharap penyerahan LKPD 2021 tidak akan beda jauh dari hasil tahun sebelumnya.

"Pemkab Lambar telah mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK sebanyak 11 kali secara berturut-turut. Diharapkan tahun ini mampu mempertahankan prestasi tersebut," kata dia.

Ia menuturkan jika pihaknya sudah melakukan perencanaan, pelaksanaan dan juga pengawasan dengan sebaik-baiknya dalam penyusunan LKPD tersebut. Pihaknya juga meminta agar BPK Provinsi Lampung dapat memberikan saran dan masukan mengenai pelaporan LKPD tersebut.

"Kami berharap BPK RI perwakilan provinsi Lampung dapat memberikan catatan mengenai apa yang perlu diperbaiki dari hasil pemeriksaan LKPD Lampung Barat ini guna perbaikan di masa mendatang," kata dia.

Sementara itu, Kepala BPK RI perwakilan Provinsi Lampung Andri Yogama, menyampaikan Pemerintah Daerah dapat mengklaim opini terbaik. Karenanya kepada kepala daerah diharapkan dapat menunjuk salah satu LO yang Kompeten dalam mendampingi tim BPK melakukan pemeriksaan LO di daerahnya.

Menurutnya, BPK merupakan organisasi profesi yang memiliki kode etik yang tertuang pada peraturan BPK Republik Indonesia (RI) No. 4 tahun 2018 tantang auditor mengikuti norma-norma yang telah ditetapkan, dan setiap pemeriksa dilarang meminta, menerima uang, barang ataupun fasilitas lainnya.

"Jadi, jika ada tawaran dari tim kami yang mengatakan bisa mempertahankan atau meningkatkan opini, tolong segera dilaporkan," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait