#covid-19#masker#perda

Pemkab Gowa Dorong Wajib Pakai Masker Diatur Perda

( kata)
Pemkab Gowa Dorong Wajib Pakai Masker Diatur Perda
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, turun langsung memperingatkan masyarakat terkait PSBB dan melakukan pemeriksaan KTP, Senin 4 Mei 2020.Medcom.id/Syawaluddin

Gowa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berharap peraturan bupati tentang kewajiban memakai masker bagi warga bisa digodok dan ditingkatkan menjadi peraturan daerah (perda).

"Kami berharap kebijakan ini bisa didorong ke legislatif agar perbup dapat menjadi perda yang berlaku selama pandemi covid-19," ujar Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Selasa, 23 Juni 2020.

Kewajiban mengenakan masker dalam mencegah penyebaran virus korona telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Gowa Nomor 25 Tahun 2020. Menurut dia, kewajiban mengenakan masker menjadi aturan daerah agar memiliki payung hukum yang lebih tegas. Sehingga ke depan, pelanggar dapat diberikan sanksi sesuai aturan.

"Ini sebagai langkah kami untuk mendisiplinkan masyarakat agar patuh mengikuti protokol kesehatan. Salah satunya penggunaan masker," kata dia.
Bupati mengungkapkan karakteristik masyarakat saat ini berbeda-beda. Ada yang punya kesadaran tinggi dan patuh pada protokol kesehatan, ada pula sebaliknya. Ia menyebut hingga kini masih banyak masyarakat yang kurang sadar tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas.

"Upaya edukasi yang kami lakukan sejak Maret masih perlu ditegaskan dalam peraturan daerah. Terpenting adalah ada payung hukum sebagai bentuk ketegasan sehingga masyarakat akan tunduk dan patuh mengikuti arahan," ujarnya.

Menurut dia, penggunaan masker merupakan salah satu upaya mencegah penularan covid-19. Sebab, droplet atau air liur orang dengan virus korona sangat besar potensinya menulari orang lain.

"Yang perlu diatur dalam perda ini adalah wajib memakai masker saja dulu dengan berjaga jarak," ujarnya.

Dalam perda juga ia berharap diatur sanksi tegas bagi pelanggar. Misalnya, warga yang melanggar dijatuhi denda atau sanksi sosial.

"Saya minta pak sekkab dengan pak kabag Hukum untuk bisa dikomunikasikan dengan badan pembuatan peraturan daerah DPRD. Kami berharap langkah ini juga bisa menjadi pelopor bagi kabupaten yang lain dan Kabupaten Gowa menjadi yang pertama membuat peraturan daerah wajib masker," ujarnya.

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar