#Wisata#Lampungbarat#kopi

Pemkab Gelar Sekolah Penggerak untuk Genjot Pariwisata di Lambar

Pemkab Gelar Sekolah Penggerak untuk Genjot Pariwisata di Lambar
 Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwista (Porapar) Lampung Barat Tri Umaryani. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwista (Porapar) Lampung Barat (Lambar) akan meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia (SDM) pengelola pariwisata demi memaksimalkan pemanfaatan dan pengembangan potensi wisata di daerah sekitar. 

Kepala Dinas Porapar Lambar Tri Umaryani menjelaskan, peningkatan kemampuan SDM pengelola potensi pariwisata itu dilaksanakan melalui kegiatan sekolah penggerak wisata.

"Dengan cara melakukan berbagai kegiatan pelatihan dan pembinaan yang dilaksanakan bagi kelompok sadar wisata (Pokdarwis) bekerja sama dengan organisasi asosiasi desa wisata (Asdewi) hingga kepada perguruan tinggi lainnya," kata Tri, Minggu, 30 Mei 2021.

Baca: Wisata Kebun Jeruk di Desa Rulung Mulya Siap Dinikmati Pengunjung

 

Sekolah penggerak wisata ini penting terus digelar mengingat minat masyarakat dari luar daerah yang berkunjung ke Lambar saat ini cukup tinggi. Ditambah, kata Tri, adanya semangat warga Lambar dalam mengembangkan potensi wisata di desanya masing-masing.

"Saya berharap sektor wisata makin maju dan mampu mendongkrak perekonomian Lambar. Ke depan, yang menjadi target di bidang pariwisata ini bukan lagi soal jumlah kunjungan yang sebanyak-banyaknya, akan tetapi mendapatkan pengunjung yang berkualitas, yaitu yang mampu berkontribusi dalam meningkatkan destinasi itu sendiri," kata dia. 

Ia menambahkan, potensi destinasi di Lambar rata-rata dikelola Pokdarwis. Meski demikian, ia mengaku lokasi wisata yang dimiliki desa belum didukung infrastruktur yang memadai, salah satunya akses jalan menuju lokasi dan fasilitas lainnya.

"Namun pengembanganya tidak hanya fokus pada infrastruktur saja, akan tetapi yang lebih penting pertamanya adalah SDM-nya dulu," terang Tri. 

Karena itu, menurut dia, kegiatan sekolah penggerak wisata ini diharapkan mampu menciptakan SDM yang dapat membuat terobosan baru dalam pengembangan potensi wisata yang ada. Apalagi mereka merupakan ujung tombak bagi cita-cita keberhasilan dunia wisata.

"Melalui sekolah penggerak wisata ini maka diharapkan potensi destinasi yang ada di pekon-pekon itu nantinya mampu dididayagunakan sehingga dapat mendongkrak ekonomi masyarakat sekitarnya," kata dia.

Tri menambahkan, Pemkab juga tengah berupaya mengembangkan pariwisata yang dinilai mampu memberikan nilai tambah dengan komoditi unggulan kopi. Wisata kopi, alam, dan budaya dipresiksi mampu menjadi magnet bagi pengunjung.

“Lambar memiliki banyak destinasi dan sebagian telah didukung sarana dan prasarana. Namun jika SDM-nya kurang mumpuni maka sulit untuk memaksimalkan pemanfaatanya," kata Tri.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait