#kecelakaanlaut#basarnas

Pemilik KM EMJ 7 Tertutup soal Informasi kepada Keluarga 20 ABK

Pemilik KM EMJ 7 Tertutup soal Informasi kepada Keluarga 20 ABK
Salah satu keluarga ABK Wahyu, Djeni S. Lampost.co/Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perusahaan pemilik KM EMJ 7 yang hilang kontak, PT. Sutioso Bersaudara, dinilai tertutup soal informasi 20 anak buah kapal (ABK) yang terdapat dalam kapal pencari ikan tersebut. 

Salah satu keluarga ABK Wahyu, Djeni S, mengatakan keluarga hanya mendapatkan informasi dari media dan Basarnas sejak Jumat, 20 Agustus 2021 lalu. Untuk itu, keluarganya langsung mendatangi kantor perusahan di TPI Lempasing, Telukbetung Timur.

"Seharusnya perusaan proaktif memberikan informasi terbaru, bukan keluarga yang beramai-ramai datang ke kantor perusahaan," kata Djeni, Minggu, 22 Agustus 2021.

Ia berharap perusahaan lebih aktif memberikan informasi kepada keluarga 20 ABK yang sedang menantikan kabar dan perkembangan pencarian. 

Dia menceritakan, Wahyu, warga Pengajaran, Telukbetung Utara, memiliki pengalaman berlayar ke Timika, Papua selama delapan bulan. Pekerjaan itu sebagai program kerja lapangan (PKL) SMK 6 Bandar Lampung. "Kebetulan dia ini baru lulus tahun ini dan langsung masuk ke perusahaan itu untuk berlayar," katanya.

Sementara untuk mendoakan kabar terbaik terhadap 20 ABK, warga mengadakan pengajian bersama untuk mendoakan agar semua ABK dapat ditemukan dengan selamat.

"Berdasarkan informasi terkahir, kapal yang ditumpangi masih bergerak untuk menghindari cuaca ekstrem yang tadinya bergerak ke selatan, jadi berbelok ke barat Sumatera," katanya.

 

 

 

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait