#beritalampung#beritalampungterkini#pupuksubsidi#pupuk#pertanian

Pemerintah Pusat Tambah Alokasi Dua Pupuk Subsidi di Lampung

Pemerintah Pusat Tambah Alokasi Dua Pupuk Subsidi di Lampung
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Alokasi dua pupuk subsidi, yakni urea dan NPK, untuk Lampung mendapat tambahan dari Pemerintah Pusat. Penambahan alokasi kedua pupuk bersubsidi usai Menteri Pertanian resmi menerbitkan Peraturan Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk Pupuk Bersubsidi pada Sektor Pertanian.

"Adapun alokasi tersebut telah dibagi sesuai dengan kebutuhan. Diharapkan dapat segera disalurkan kepada para petani sehingga dapat dimanfaatkan untuk musim tanam selanjutnya," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lampung, Kusnardi, Minggu, 25 September 2022.

Baca juga: Harga Cabai Merah Turun Signifikan di Pasar Tradisional Bandar Lampung

Dia menjelaskan meskipun jenis pupuk bersubsidi berkurang, untuk kuota mendapat tambahan. "Ini harapannya dapat segera disalurkan sehingga bisa dipakai untuk musim tanam kali ini dengan harapan bisa meningkatkan produktivitas," ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan peraturan baru dari Pemerintah Pusat pupuk subsidi yang diberikan kepada para petani hanya tersisa dua jenis dari sebelumnya enam jenis.

"Sekarang pupuk bersubsidi hanya ada dua jenis yaitu NPK dan urea. Alokasi Lampung untuk jenis urea 326.169 ton dan NPK 202.584,01 ton," katanya.

Adapun jumlah pupuk telah disalurkan ke 15 kabupaten/kota di Lampung. Lampung Barat mendapatkan pupuk urea 8.182 ton dan NPK 8.075,60 ton, kemudian Tanggamus menerima 10.423 ton urea dan pupuk NPK 8.011,26 ton.

Kemudian di Way kanan untuk urea 17.487 ton dan NPK 9.776,10 ton, Tulangbawang menerima urea 15.490 ton dan NPK 9.804,12 ton, dan Pesawaran untuk urea 13.314 ton dan NPK 10.082,30 ton.

"Untuk Lampung Selatan untuk urea 54 ribu ton dan NPK 32.956,73 ton dan Lampung Timur 71.668 ton urea dan NPK 39.941,11 ton. Lampung Tengah menerima 79.518 ton urea dan NPK 41.427,57 ton, Lampung Utara alokasi urea 24.340 ton dan pupuk NPK 17.256,62 ton," katanya.

Alokasi urea untuk Pringsewu 8.775 ton dan NPK 7.835,29 ton dan urea untuk Mesuji 9.243 ton dan NPK 5.670,30 ton.  Tulangbawang Barat urea 6.900 ton dan NPK 5.012,23 ton, Pesisir Barat urea 5.271 ton dan NPK 5.744,97 ton.

"Kemudian untuk Bandar Lampung 366 ton untuk urea dan 317,38 ton untuk jenis NPK kemudian Metro 1.192 ton untuk urea dan 672,43 ton untuk jenis NPK," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait