#vaksin#covid-19lampung#LampungHealthSummit

Pemerintah Pusat Janji Percepat Vaksinasi di Lampung

Pemerintah Pusat Janji Percepat Vaksinasi di Lampung
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah pusat menangkap aspirasi Provinsi Lampung mengenai kebutuhan vaksin. Percepatan vaksinasi di daerah harus dilakukan agar mempercepat terbentuknya kekebalan tubuh. 

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan kolaborasi antara pusat, daerah dan masyarakat serta media massa perlu terus dilakukan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya juga akan memprioritaskan Lampung untuk percepatan vaksinasi.

Saat ini kasus di Lampung sangat baik. Namun, bila mengukur level PPKM untuk transmisi komunitas kasus konfirmasi mencapai 7,94/100 ribu penduduk dengan indikator rawat inap 4,5/100 ribu penduduk dan angka kematian 0,75/100 ribu penduduk.

Sementara kapasitas responnya masih terbatas. Artinya positif rate hanya 2,62% dan angka lonjakan kasus masih sangat rendah. Sementara untuk perawatan rumah sakit 17,4%. 

"Lampung situasi pandemi menurun. Tapi tetap taat protokol kesehatan secara melekat," katanya dalam Lampung Health Summit 2021, Kamis, 16 September 2021.

Menurut dia, keterlibatan dan komitmen pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Lampung sangat besar. Walaupun tercatat cakupan vaksinasinya masih di bawah 18%. Sementara untuk target di Lampung 14,6 juta. Namun, jumlah vaksin yang diterima saat ini baru 2,1 juta atau 14,26% dari kebutuhannya. 

"Kami memahami distribusi vaksin di Lampung harus ditambah sehingga mencapai target lebih cepat. Akan ada penambahan jumlah dosis vaksin," katanya

Indonesia saat ini menerima vaksin baru sekitar 210 juta dari kebutuhan 426 juta. Vaksinasi akan terus dilakukan sampai Desember 2021 karena menunggu vaksinasi secara bertahap. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengatur alur distribusi vaksin. Apalagi animo masyarakat tinggi untuk vaksinasi.

"Vaksinasi akan lengkap sesuai dengan kebutuhan sampai Desember 2021. Pada September ini akan ada 60-70 juta dosis vaksin yang akan diterima. Kami akan prioritaskan Lampung mendapatkan vaksin," katanya.

Kendati mulai menurun, dia mengingatkan agar prokes tidak dilonggarkan. Apalagi, sebentar lagi akan menghadapi liburan panjang, seperti Natal dan Tahun Baru 2022 dan Lampung menjadi garda terdepan untuk mencegah penularan dari Jawa - Sumatera.

"Di Lampung juga sudah terpantau ada 2 varian covid-19 yakni alfa dan delta yang tentu menjadi kewaspadaan bersama. Kedua varian ini menyebabkan peningkatan kasus kemarin," katanya.

Lampung Health Summit 2021 menghadirkan keynote speaker Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi. Lampung Health Summit disiarkan langsung melalui Youtube Metro TV Lampung dan Facebook Harian Umum Lampung Post.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait