#banjir#pesisirbarat

Pemerintah Pekon Laay Diminta Buat Proposal untuk Perbaikan Rumah di Pesisir Barat

Pemerintah Pekon Laay Diminta Buat Proposal untuk Perbaikan Rumah di Pesisir Barat
Bagian belakang rumah warga di tepi bantaran sungai yang hampir roboh akibat luapan Waylaay di Pekon Laay , Kecamatan Karyapenggawa, Pesisir Barat. (Istimewa)


Krui (Lampost.co) -- Banjir di Pekon Laay, Kecamatan Karyapenggawa, Pesisir Barat, menyebabkan sejumlah rumah warga di pinggir daerah aliran sungai (DAS) terancam roboh akibat tergerus luapan air Waylaay. Organisasi perangkat daerah (OPD) setempat menyarankan pemerintah pekon mengajukan proposal untuk perbaikan rumah. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pesisir Barat, Mirza Sahri, mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima surat permohonan proposal pembangunan dan bantuan pemkab dari pemerintah Pekon Laay. Menurutnya, sedikitnya, bagian belakang dua rumah warga di sekitar bantaran sungai tersebut rusak dan nyaris roboh akibat tergerus banjir. 

"Saya baru mengetahui informasi ini setelah disampaikan wartawan. Untuk mendapatkan bantuan pembangunan atau bantuan logistik lain, pemerintah pekon setempat mesti membuat surat ditujukan kepada bupati cq. dinas PU, dinas sosial, dan BPBD. Tidak bisa BPBD sendiri. Nanti dikaji oleh tim yang melakukan survei ke lokasi . Ini saya sekarang dalam perjalanan hendak ke Jakarta," kata Mirza melalui telepon, Jumat, 1 Juli 2022. 

Hal senada disampaikan Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pesisir Barat, Ade Kurniawan. Pihaknya belum menerima surat resmi proposal dari pemerintah Pekon Laay terkait permohonan pembangunan atas peristiwa itu. Namun, Ade telah mengutus petugas terkait untuk mengecek lokasi. 
 

Baca juga:  Banjir di Way Laay Pesibar Rusak Sejumlah Rumah

Dia menambahkan realisasi pembangunan di lokasi yang tergerus dan mengalami kerusakan tersebut baru bisa dilaksanakan pada 2023. 

Diberitakan sebelumnya, setidaknya dua rumah dari 13 unit rumah yang berjejer di tepi Waylaay yaitu rumah milik Istiqomah dan Iwan,pada bagian belakangnya tergerus akibat banjir, Kamis, 30 Juni 2022. Terlihat juga talut yang semula menjadi penahan rumah tersebut ambrol.

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait