#DanaDesa#VirusKorona

Pemerintah Dorong DD untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi

( kata)
Pemerintah Dorong DD untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi
Kunjunga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes DRTT) Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar di Gedung Pusiban Pemerintah Provinsi Lampung, Sabtu, 12 September 2020. (Lampost.co/Triyadi Isworo)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah mendorong penggunaan dana desa (DD) untuk mengatasi pandemi covid-19. Selain itu dana tersebut juga dapat digunakan untuk melakukan pemulihan ekonomi di sektor pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes DRTT), Abdul Halim Iskandar berkunjung ke Provinsi Lampung, Sabtu, 12 September 2020. Dalam kunjungan ini menteri berdialog bersama stakeholder desa di Lampung dan meninjau kemajuan implementasi dana desa di bumi Ruwai Jurai.

Diketahui, Provinsi Lampung menetapkan 19 desa sangat tertinggal, 504  desa tertinggal ada 504 desa, selanjutnya ada 1.674 desa berkembang, 232 desa maju dan 6 desa maju. Secara keseluruhan di Provinsi Lampung memiliki 2.435 desa yang tersebar di 13 Kabupaten. Untuk anggaran dana desa, pagu dana desa tahun 2020 sebanyak Rp.2.427.738.270.000,- sementara maksimal pagu bantuan langsung tunai dari dana desa sebanyak Rp.739.819.430.900,-. 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes DRTT) Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa desa di Lampung harus aman covid-19 dan ekonomi Lampung bangkit. Arah kebijakan untuk pembangunan desa sudah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) SDGs Nomor 59 tahun 2017 tentang pelaksana pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Prinsip penggunaan dana desa. Itu swakelola dan padat karya tunai desa. Sejak awal tahun 2020 Pak Presiden meminta untuk percepatan penyaluran dana desa. Hal  tersebut untuk menurunkan angka kemiskinan dan membangkitkan perekonomian," kata Abdul Halim Iskandar saat pengaraahanya di Gedung Pusiban Pemerintah Provinsi Lampung, Sabtu, 12 September 2020.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengatakan sejauh ini pelaksanaan pembangunan menggunakan dana desa dapat berjalan dengan baik sesuai aturan perundang-undangan. Sehingga adanya program dana desa bisa benar-benar dirasakan kebermanfaatannya dan bisa membangunkan perekonomian di desa.

"Pemerintah provinsi dan kabupaten bersama semua pihak terus bersinergi untuk meningkatkan pelayanan publik dan membangun perekonomian desa. Kita mempunyai program Desa Berjaya, smart village dan sebagainya. Kita bisa berkolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Kita keroyokan bersama membangun desa," katanya.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...


Berita Terkait



Komentar