#hargapangan#beritalampung

Pemerintah Diminta Tegas dan Bijak Pantau Minyak Goreng

Pemerintah Diminta Tegas dan Bijak Pantau Minyak Goreng
Minyak goreng. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat ekonomi UniversItas Lampung, Marcelina Djayasinga, mendorong pemerintah untuk tegas dalam memberikan kebijakan dan melihat jalannya pemasaran minyak goreng di tingkat produsen.

"Pemerintah harus bisa tegas membedakan produsen yang mengikuti aturan dari Kementerian untuk memasarkan harga bahan pokok termasuk minyak goreng," kata Marcelina saat dihubungi, Minggu, 16 Januari 2022. 

Baca juga: Sejuta Liter Minyak Goreng Diguyur ke Lampung selama 6 Bulan

Menurut dia, operasi pasar minyak goreng hanya sebatas kebijakan jangka pendek dan tidak bisa terus menerus dilakukan. “Pemerintah tergantung alokasi dananya," kata dia. 

Untuk itu, Pemerintah harus mencari jalan dalam jangka panjang guna membenahi sistem harga yang harus mencakup nilai yang sama bagi semua produsen. 

"Bisa jadi, ada pengusaha yang tergabung dalam kartel. Ini kan perusahaan CPO, sehingga mereka berkumpul memainkan harga," jelas dia. 

Permainan kartel itu berpotensi dilakukan jika keinginannya tidak diikuti pemerintah.

"Kartel harus dipecah, prinsip pasar terbuka harus memberikan harga yang sama, itu kuncinya. Pemerintah harus bisa menyikapi persoalan ini dari akarnya," kata dia. 

Selain operasi pasar, Pemerintah juga perlu mengatur perusahaan dan produsen hingga penyesuaian kebijakan agar tak ada perpecahan antarprodusen.

"Pembenahan harga harus dicari titik temu dan jadi PR pemerintah pusat dan daerah," tutup dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait