#Covid-19indonesia

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasi Mutasi Covid-19

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasi Mutasi Covid-19
Publick Heath-Vaccine What to Expect varian baru virus covid-19. (Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah diminta memasifkan sosialisasi dampak yang diakibatkan oleh mutasi covid-19. Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat sadar akan bahaya virus korona.

"Masyarakat perlu mendapatkan informasi dan edukasi terkait varian baru virus tersebut, agar penanggulangan penyebarannya bisa lebih menyeluruh," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulis, Jumat, 12 Maret 2021.

Politikus Partai NasDem itu menyebut informasi resmi dan akurat tentang mutasi covid-19 harus disampaikan kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak mudah termakan informasi palsu yang berseliweran di dunia maya.

Dia menilai informasi yang tidak valid ini dapat mengganggu proses vaksinasi covid-19. Ujungnya, bisa mengganggu tahapan penyelamatan kesehatan dan perekonomian nasional yang saat ini sedang diupayakan pemerintah.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menginformasikan setidaknya ada dua varian baru covid-19 yang ditemukan. Yakni B117 dan teranyar N439K. Kedua varian tersebut ditemukan di Inggris.

Varian N439K sudah ditemukan di 30 negara. Jenis baru covid-19 ini disebut lebih 'pintar' dari sebelumnya.

Salah satu kelebihan mutasi N439K, yaitu bisa mengelabui antibodi yang sudah terbentuk. Sehingga, dapat menginfeksi penyintas covid-19.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait