#covid-19Lampung

Pemerintah Desa Pulaujaya Salurkan Ratusan Alat Cuci Tangan

Pemerintah Desa Pulaujaya Salurkan Ratusan Alat Cuci Tangan
Pembangian alat cuci tangan kepada masyarakat Desa Pulaujaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Senin 21 Juni 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Desa Pulaujaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, menyalurkan ratusan alat cuci tangan dan sabun cuci tangan kepada masyarakat setempat. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, alat cuci tangan berupa ember dengan kran air berikut penyangga itu disebar ke 500 rumah. Sarana untuk mencuci tangan itu untuk melindungi masyarakatnya dari penularan virus korona.

Kepala Desa Pulaujaya, Roliyah yang diwakili Sekretaris Desa Pulaujaya, Supiyanto mengatakan pihaknya terus mendorong supaya masyarakat setempat tidak tertular dengan virus Covid-19. Untuk itu, tahun ini pihaknya membagikan 500 alat cuci tangan berikut sabun kepada masyarakat setempat.

"Jadi, alat cuci tangan dan sabun ini wajib disediakan di depan rumah warga. Kami berharap alat cuci tangan ini supaya dimanfaatkan untuk mencuci tangan sebelum memasuki rumah supaya terhindar virus Covid-19," kata dia, Senin 21 Juni 2021.

Supiyanto mengatakan ratusan alat cuci tangan tersebut dianggarkan sebesar Rp48,5 juta melalui anggaran dana desa 2021. Anggaran tersebut merupakan anggaran penanganan Covid-19 sebesar delapan persen dari pagu dana desa.

"Anggaran DD Pulaujaya sebesar Rp1,2 miliar. Jadi, anggaran penanganan Covid-19 sebesar delapan persen itu mencapai Rp99,9 juta. Penyerapan anggaran baru terserap 50 persen," kata dia.

Dari anggaran penanganan penanganan Covid-19 itu, kata Supiyanto, pihaknya juga menganggarkan untuk penyemprotan disinfektan, pembagian masker, biaya isolasi mandiri, kampung tangguh nusantara dan kegiatan edukasi kepada masyarakat.

"Kami juga anggarkan untuk obat-obatan serta vitamin bagi warga bila ada yang terpapar. Termasuk kebutuhan sembako bagi warga terpapar. Ya, mudah-mudahan tidak ada kasus Covid-19 di Desa kami," kata dia. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait