#covid-19Lampung#hoaks

Pemerintah dan Media Harus Sinergi Lawan Hoaks Covid-19

Pemerintah dan Media Harus Sinergi Lawan Hoaks Covid-19
ilustrasi/medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Meski pandemi Covid-19 di Indonesia telah berlangsung lebih dari satu tahun, namun berita palsu masih banyak tersebar di masyarakat. Pakar komunikasi Khomsahrial mengatakan, pemerintah harus bersinergi dengan media massa untuk melawan hoaks.

Kabar hoaks yang tersebar melalui media sosial sangat mudah dikonsumsi masyarakat. Hal itu membuat penanganan Covid-19 yang dilakukan menjadi terhambat.

Menurutnya, media massa memiliki kemampuan untuk mengedukasi dalam menghadapi pandemi. Dengan begitu masyarakat akan lebih paham dan mendorong penanganan pandemi.

"Hoaks ini bisa memberikan dampak buruk terhadap penanganan pandemi, maka seharusnya pemerintah dan media harus bersinergi dengan baik," ungkapnya, Senin, 9 Agustus 2021.

Peningkatan kasus yang terjadi terus menerus menunjukan sosialisasi yang dilakukan pemerintah tidak efektif. Sehingga pemerintah harus melakukan evaluasi cara komunikasi kepada masyarakat.

Pemerintah juga harus menjaga koordinasi antar instansi agar tidak memberikan informasi yang membuat masyarakat bingung. Para pemimpin harus menjadi contoh yang baik dalam penanganan pandemi.

"Jangan banyak orang yang berbicara cukup satu pintu dalam hal ini kepala daerah, jadi masyarakat tidak bingung. Pemerintah bisa menggunakan media massa," ujar akademisi UIN Raden Intan itu.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait