#kemenkumham

Pemerintah Beri Kesempatan ABG Jadi WNI

Pemerintah Beri Kesempatan ABG Jadi WNI
Diseminasi Layanan Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan di Hotel Bukit, Rabu, Bandar Lampung, Jumat, 24 Juni 2022. Lampost.co/Mustaan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah beri kesempatan menjadi warga negara RI bagi anak hasil kawin campur atau anak berkewarganegaraan ganda (ABG) dan permohonan bagi warga negara asing dua tahun ke depan. 


Sesuai PP 21/2022, Kementerian Hukum dan HAM membuka layanan pengajuan kewarganegaraan RI yang akan berakhir 2024. "Silahkan jika ada warga di lingkungannya yang masih berkewarganegaraan ganda untuk mengurusnya," kata Kadiv Yankumham Kanwil Kemenkumham Lampung, Alpius Sarumaha, saat menjadi narasumber Diseminasi Layanan Kewarganegaraan dan Pewarganegaraan di Hotel Bukit, Rabu, Bandar Lampung, Jumat, 24 Juni 2022.

Menurutnya, pada 2022 pemerintah kembali membuka kesempatan itu setelah sebelumnya diberikan pada 2006 sampai 2010 sesuai PP 2/2006. Pengurusannya pun melalui aplikasi online yakni aplikasi SAKE atau di portal sake.ahu.go.id. "Buka saja aplikasinya dan ikuti petunjuk selanjutnya," katanya.

Sekdis Dukcapil Lampung, Samsudin Bakri, menjelaskan terkait KTP-el untuk warga negara asing merupakan layanan bagi WNA untuk mendapatkan administrasi kependudukan.

"KTP-el warga asing itu tidak bisa digunakan untuk memberi suara atau mengajukan hak milik atas tanah," kata dia.

Kabid Perizinan dan Informasi Keimigrasian Div Keimigrasian Kanwil Kemenkumham, Imam Santoso, mengatakan imigrasi penjaga pintu gerbang negara. "Selain pelayanan publik, penegakan hukum juga jadi tugas kami terhadap lalu lintas orang di wilayah NKRI," kata Imam.

Terkait ABG terbatas subyeknya anak hasil kawin campur antar wni dan wna. Di mana saat berusia 18 tahun diharuskan memilih kewarganegaraan. "ABG ini dapat memperoleh passport asing dan passport NKRI jika belum sampai batas usia 18 tahun atau menikah," ujarnya. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait