KorupsiKPKmustafafeeproyek

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mustafa

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mustafa
Ilustrasi. MI


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- KPK kembali memeriksa sejumlah saksi secara maraton terkait kasus korupsi eks Bupati Lampung Tengah Mustafa, soal korupsi APBD, dan rekomendasi pinjaman Pemkab setempat ke PT SMI tahun anggaran 2018 sebesar Rp300 miliar.

Tercatat, dari 20-22 Oktober 2020, ada 22 saksi yang telah diperiksa oleh KPK di ruang utama SPN Kemiling Polda Lampung. Hari ini, Kamis, 22 Oktober 2020, total 8 saksi yang bakal diperiksa.

Baca juga: KPK Periksa Belasan Saksi Kasus Korupsi APBD Lamteng

Mereka, yakni Kepala Inspektorat Pemkab Lampung Tengah Muhibbatulah, dan 7 orang dari pihak swasta yakni Ridwan Agus Taqua, Leo Misnan, Rico Yonazan, Mamat, Gunawan, Norman, dan Hendra Muzainim.

"Masih soal pemeriksan dalam tindak pidana korupsi terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah, tahun anggaran 2018, untuk tersangka Mus (Mustafa)," ujar Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali FikriFikri, Kamis, 22 Oktober 2020.

Menurutnya, pemeriksaan para saksi untuk melengkapi berkas perkara Mustafa di tahap pra penuntututan, agar segera lengkap dan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

"Iya benar (dalam rangka kelengkapan berkas perkara)," paparnya.

Selama beberapa bari belakangan KPK memeriksa sejumlah saksi, pada Rabu 21 Oktober 2020, 8 orang saksi yang diperiksa yakni Tri Wahyudi (ASN Pemkab Lampung Tengah), Mutahridi Putra Negara (Wiraswasta), Yusron Fauzi Saleh (Wiraswasta), Boby Sutowo (Wiraswasta) Ari (Wiraswasta), M. Nasir (Eks DPRD Lampung Tengah), Imam Wahyudi Akbar (Wiraswasta), dan Achmad Sarpudin Madjid alias oleng (Wiraswasta).

Pada Selasa, 20 Oktober 2020, ada 6 orang saksi yang diperiksa yakni Suyadi, Syamsudin Syamsi, Hi. Mas Yuli Chandra, B Sukamto, Yusnan Eko Rozali, dan Dicky Purna Jaya. Mereka semuanya merupakan pihak swasta.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait