#LAMPUNG#BERITALAMPUNGSELATAN

Pemekaran Kabupaten Lamsel Temui Jalan Buntu 

Pemekaran Kabupaten Lamsel Temui Jalan Buntu 
Wakil Ketua DPRD Provinsi Raden Muhammad Ismail saat reses di Kecamatan Natar. (Lampost.co/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co) -- Pemekaran Wilayah Lampung Selatan (Lamsel) menemui jalan buntu. Sebab pemerintah pusat telah menetapkan 22 kabupaten yang akan dimekarkan dalam waktu dekat. Hal itu tidak termasuk Lamsel. 

Kepala Desa Bumisari Supriono dalam penyampaiannya dihadapan wakil ketua DPRD Provinsi Lampung Raden Muhammad Ismail saat reses di Kecamatan Natar mengatakan, bersama tim 9 pemekaran wilayah Lamsel sudah datang langsung ke Kementerian untuk mengurus soal pemekaran wilayah. 

Menurut Wakil Ketua Apdesi Provinsi Lampung ini yang mengurus pemekaran wilayah lebih dari 200 usulan di seluruh Indonesia. Untuk saat ini, jumlah itu kemudian diseleksi lagi sehingga hanya 22 Kabupaten di Indonesia yang dimekarkan dan itu tidak termasuk Natar Agung. 

Meski usaha dari tim 9 tidak membuahkan hasil saat itu, lanjut Supri, mereka tidak putus asa. Tim ini kembali mempertanyakan ke dirjen perihal apakah Lamsel masih ada kesempatan untuk dimekarkan mengingat hampir semua syarat telah terpenuhi. Pihak Dirjen mengatakan masih ada kesempatan. 

"Kami pertanyakan lagi kepada dirjen persoalan tidak masuknya Natar Agung untuk dimekarkan, apakah kami terus berjuang atau berhenti disini. Mereka jawab terus berjuang, tapi kami meminta kalau ada usulan pemekaran wilayah setidaknya kami yang harus lebih awal mendapatkan tiket masuk di dalamnya, atas alasan itu mari bersama memperjuangkan ini termasuk pak Raden Muhammad Ismail yang memang asli putra Natar,"kata Supri.

Menanggapi aspirasi masyarakat yang sangat menginginkan Lamsel dimekarkan, Raden Ismail dalam resesnya di Kecamatan Natar menyatakan keseriusan bahwa dia ingin berjuang mewujudkan Natar berikut kecamatan disekitarnya dimekarkan jadi kabupaten baru. 

"Saya sangat bangga ada masyarakat yang sudah datang ke mentri mengurus pemekaran ini, bahkan saya sendiri pun tidak tahu soal ini. Kedepannya mari berjuang bersama,"ujarnya. 

Di sisi lain, Camat Natar Eko Irawan mengatakan, bahwa tim 9 pemekaran wilayah sangat antusias menyambut pemekaran Natar. 
" Prosesnya sudah dilakukan hanya saja ada penghentian sementara, tetapi semangatnya luar biasa dari tim pemekaran sampai saat ini," ujarnya. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait