#pemalsuansurat#keteranganpalsu#hukum

Pemegang Saham RS Mitra Kosasih Laporkan Dugaan Pemalsuan Surat

( kata)
Pemegang Saham RS Mitra Kosasih Laporkan Dugaan Pemalsuan Surat
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tiga orang pemegang saham RS Mitra Kosasih di Kelurahan Kupangteba, Kecamatan Telukbetung Utara, yakni Nurdiono, Tito Sunartodan, dan Tri Herlianto, melaporkan seseorang bernama DA, terkait dugaan memberikan keterangan palsu atau pemalsuan surat. Pelaporan dengan nomor TBL/B-1/1466/VII/2020/LPG/SPKT/Resta Balam pada 10 Juli 2020.

Angga Refananda, kuasa hukum pelapor, mengungkapkan awalnya para pelapor dituding melakukan penggelapan dalam jabatan dan pemegang saham di rumah sakit tersebut dan dilaporkan ke Polda Lampung. Namun, penyelidikan perkara tersebut dihentikan lantaran tidak memenuhi unsur.

Pemberhentian penyidikan ini tertuang dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) dengan nomor B/265/RES.1.11./V/2020/Ditreskrimum tanggal 8 Mei 2020.

"Klien kami melapor ke Mapolresta Bandar Lampung atas dugaan pemalsuan surat dan atau keterangan palsu dalam akta autentik atau penipuan," ujarnya, Minggu, 12 Juli 2020.

DA dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 263 KUHP tentang membuat surat atau memalsukan surat serta Pasal 266 KUHP yakni memasukan keterangan palsu dalam akta autentik. "Ancaman pidananya 6 tahun penjara," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar