#stunting#lampungselatan

Pemdes Sukamaju Lamsel Fokus Cegah Kasus Stunting

Pemdes Sukamaju Lamsel Fokus Cegah Kasus <i>Stunting</i>
Pemdes Sukamaju, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, menggelar rembuk stunting, Rabu, 6 Juli 2022. (Lampost.co/Perdhana)


Kalianda (lampost.co) - - Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukamaju, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, memfokuskan penanganan dan pencegahan stunting menggunakan dana desa. Untuk itu, dilakukan rembuk stunting dalam upaya pencegahan di Desa Sukamaju dilakukan sejak dini serta melibatkan seluruh unsur elemen warga sekitar. 

Kepala Desa Sukamaju Absorohim menjelaskan pencegahan dan penanganan kasus stunting sudah menjadi salah satu target utama. 

"Target kami, ini agar tercapainya sumber daya manusia unggul untuk Indonesia maju," kata dia, kantor Desa Sukamaju, Rabu, 6 Juli 2022. 

Meskipun tidak ada kasus stunting di Desa Sukamaju, monitoring terhadap warga dilakukan sejak dini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Salah satu upaya pencegahan stunting dengan pemberian tambahan makanan (PTM) untuk tambahan gizi dimulai dari ibu hamil sampai bayi. 

"Pencegahan stunting sudah dianggarkan di dalam dana desa," ujar Absorohim.

Baca juga: Pencegahan Stunting di Bandar Lampung Sasar Remaja Putri 

Sementara itu, sebanyak 93 keluarga penerima manfaat (KPM) sudah menerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa sebesar Rp300 ribu/bulan. Penggunaan dana desa di bidang infrastruktur sudah direalisasikan dengan pembangunan rabat beton jalan usaha tani di Dusun VI untuk meningkatkan sektor pertanian. 

"Sudah direalisasikan jalan usaha tani untuk meningkatkan sektor pertanian," kata dia.

Absorohim menambahkan pembangunan infrastruktur di Desa Sukamaju juga dilakukan pemerintahan kabupaten (pemkab) dengan peningkatan jalan rabat beton sepanjang 4,1 Km di Dusun Tanjungaman. 

"Alhamdulillah, Pemkab Lamsel bangun jalan rabat beton sepanjang 4 kilometer lebih," ujarnya.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait