#lampungselatan#musrenbangdes

Pemdes Sidodadi Usulkan Pembangunan Musrenbangdes

Pemdes Sidodadi Usulkan Pembangunan Musrenbangdes
Camat Sidomulyo Erman Suheri membuka Musrenbangdes Sidodadi. (Foto: Lampost.co /Perdhana Wibysono)


Kalianda (lampost.co) - - Pemerintahan Desa (Pemdes) Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, mengusulkan pembangunan tahun 2022 dalam musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes). Rencana pembangunan tingkat desa itu merupakan kelanjutan dari usulan musyawarah tingkat dusun untuk rencana pembangunan pada 2022.

Sumber anggaran pembangunan dalam musrenbangdes berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Selatan.

Kepala Desa Sidodadi Sigig Edi Lukman menjelaskan usulan pembangunan menggunakan Dana Desa (DD) dituangkan dalam musyawarah desa (musdes).

"Untuk musdes dilaksanakan akhir tahun nanti," ujar Edi Lukman di Balai desa setempat, Selasa 12 Oktober 2021.

Baca juga: Desa Rawi Bahas Rencana Pembangunan Tahun Depan

Ada 16 usulan pembangunan berbagai sektor dalam musrenbangdes Sidodadi diantaranya perbaikan jalan, penerangan lampu jalan, pasar wisata, pamsimas, dan sanggar tari.

"Ini usulan dari masyarakat yang akan disampaikan dalam musrenbang kecamatan,"katanya.

Edi Lukman menjelaskan kurun waktu dua tahun terakhir, Desa Sidodadi tidak tersentuh pembangunan sumber APBD yang disebabkan anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19.

"Akan tetapi pembangunan infrastruktur dan pembinaan tetap berjalan menggunakan DD," ujar Edi Lukman.

Pentingnya musrenbang desa untuk pembangunan dan kemajuan masyarakat, sehingga unit pelaksana teknis (UPT) wajib hadir untuk selaraskan program pemerintah.

"Wajib hadir agar program pemerintah kabupaten bisa selaras dengan usulan dalam musrenbang," kata Koordinator Kecamatan Sidomulyo, pendamping desa, Syaifudin.

Baca juga: Pemkab Lampung Selatan Gelontorkan Rp34 Miliar ke Kecamatan Palas

Menurutnya, usulan pembangunan dalam musrenbang desa yang menggunakan APBD merupakan usulan pembangunan yang tidak tercover oleh DD yang bersumber dari APBN.

"Maka kehadiran lintas sektoral sangat penting," ujarnya.

Syaifudin sangat menyayangkan dalam kesempatan musrenbangdes di beberapa desa di Kecamatan Sidomulyo, minimnya kehadiran UPT yang merupakan kepanjangan tangan dinas.

"Bisa dilihat sendiri, kehadiran UPT dalam musrenbangdes," kata dia.

Sementara itu, Camat Sidomulyo Erman Suheri menjelaskan semua UPT diberikan undangan untuk hadir dalam setiap musrenbangdes di 16 desa. Nantinya, dalam usulan pembangunan di musrenbang tingkat kecamatan, pemerintahan kecamatan harus koordinasi dengan UPT yang merupakan kepanjangan dinas di kabupaten.

Ke depan, mantan sekretaris Camat Sidomulyo akan melakukan evaluasi UPT agar lebih meningkatkan kinerja dalam mendukung program pemerintah Kabupaten (pemkab) Lampung Selatan.

"Nanti kami evaluasi kinerja, agar lebih ditingkatkan," ujarnya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait