#DESA#LAMSEL

Pemdes Sidoasri Usulkan Perbaikan Nama Desa

Pemdes Sidoasri Usulkan Perbaikan Nama Desa
Kantor Pemerintah Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. Lampost.co/Perdhana Wibysono


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintahan Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, mengajukan perbaikan nama desa ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, Desa Sidoasri yang sudah defenitif sejak 1968, berubah nama menjadi Desa Sidosari.

Perubahan nama desa tanpa diketahui sebabnya itu, berawal dari realisasi Dana Desa tahun 2022 lalu. Akibatnya 4.700 jiwa warga Desa Sidoasri bakal terancam perubahan data administrasi.

Dampak dari perubahan administrasi warga Desa Sidoasri, dikhawatirkan akan berakibat juga terhadap penerima program bantuan sosial.

Kepala Desa Sidoasri Samsul Hidayat Suhartono menjelaskan secara lisan sudah melaporkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lampung Selatan. "Secara lisan sudah disampaikan, termasuk laporan ke Bupati Lampung Selatan," kata dia, Rabu, 28 September 2022.

Menurutnya, perubahan nama tersebut, akan menjadi kerugian warga maupun pemerintahan desa, karena segala bentuk program pemerintah pusat menggunakan nama Desa Sidosari. "Kami disini masih bertahan dengan nama Sidoasri," kata dia.

Beberapa surat terkait program pemerintah pusat mulai dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa dan Kementerian Sosial sudah menyebut Desa Sidosari. "Di khawatirkan lama kelamaan program tersebut tidak sampai ke masyarakat, karena dianggap desa fiktif," ujarnya.

Data kependudukan yang mendapatkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa masih menggunakan nama Desa Sidoasri, sedangkan dari Kementerian Sosial sudah menggunakan Desa Sidoasri. "Kalau BPS masih menggunakan Desa Sidoasri," kata dia.

Untuk itu, Ia dan masyarakat Desa Sidoasri berharap, nama tempat tinggal mereka masih menggunakan yang lama, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Mewakili masyarakat, agar nama desa dikembalikan seperti sebelumnya," ujarnya.

Sedangkan, BLT Dana Desa Sidoasri sudah disalurkan kepada 109 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sampai dengan September 2022. "Untuk bulan Oktober sudah diusulkan, tinggal nunggu pencairan," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar