#lampungselatan

Pemdes Hajimena di Lamsel Salurkan BLT untuk 138 KPM

Pemdes Hajimena di Lamsel Salurkan BLT untuk 138 KPM
Pemerintah Desa (Pemdes) Hajimena menyalurkan bantuan dana desa selama 3 bulan kepada 138 keluarga penerima manfaat (KPM), Selasa, 6 September 2022. (Lampost.co/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co) -- Sebagian besar desa di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, sudah menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa sebesar 40% kepada masyarakat. Hari ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Hajimena menyalurkan bantuan dana desa selama 3 bulan kepada 138 keluarga penerima manfaat (KPM). 

Kepala Desa Hajimena, Suhaimi Abubakar, mengatakan, dana desa yang disalurkan selama tiga bulan ini sebesar Rp124.200.000. Dana tersebut diambil dari dana desa. 

"Bantuan ini amanah dari pemerintah pusat, di tahun 2022 anggaran dana desa sebesar 40% dikhususkan untuk membantu warga desa. Setiap bulan KPM menerima Rp300 ribu," ujar Suhaimi di ruang kerja, Selasa, 6 September 2022. 

Menurutnya, pembangunan infrastruktur  tetap ada, tetapi tidak seperti tahun sebelumnya. Jika di tahun-tahun sebelumnya pembangunan masif, kini berfokus pada jalan usaha tani. 

"Anggaran pembangunan tahun ini kami ambil dari program ketahanan pangan, membangun jalan cor beton menuju pertanian," kata Suhaimi.

Dia berharap warga penerima bantuan menggunakan bantuan dengan sebaik-baiknya. Sebab dana itu amanah dari kementerian untuk pemilihan ekonomi masyarakat terutama di desa-desa. 

"Bagi yang memiliki usaha untuk modal usaha, supaya perekonomian tetap berjalan dengan baik di desa ini," ujar Suhaimi. 

Kasi Ekonomi Pembangunan Kecamatan Natar, Gustina Ariyani, mengatakan, program bantuan langsung tunai merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Anggaran pun diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). 

"Jadi, untuk penerima bantuan bijaklah menggunakan anggaran itu, jangan digunakan untuk hal tidak baik. Karena belum tentu di tahun depan ada lagi, jumlah penerima pun belum dipastikan berapa," katanya. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait