#TULANGBAWANG

Pemda Tulangbawang Siapkan Rp7,9 Miliar untuk Penanganan Inflasi

Pemda Tulangbawang Siapkan Rp7,9 Miliar untuk Penanganan Inflasi
Ilustrasi


Menggala (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menyiapkan dana Rp7,9 miliar untuk penanganan inflasi dampak kebijakan pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulangbawang, Rustam Effendi mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran 5,03 persen. Anggaran itu berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) pemerintah pusat.

"Total anggarannya, Rp7 944 250 000 atau sebesar 5,03 persen," kata Rustam Effendi, Kamis, 22 September 2022

Dia mengatakan , dana itu bakal diperuntukan untuk masyarakat sebagai upaya mencegah terjadi meningkatnya harga sejumlah barang di pasaran akibat kenaikan BBM.

Sejumlah bantuan yang rencananya bakal disalurkan yakni bantuan nelayan, bantuan kepada kelompok wanita tani, pasar murah, Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi lansia dan penyandang disabilitas, beasiswa bagi siswa SD dan SMP yang tidak mampu.

Kemudian, bantuan modal usaha ekonomi produktif, insentif tenaga kesehatan di kampung, tambahan insentif RT dan BPK, insentif guru ngaji, marbot, penghulu, penjaga makam, pengurus tempat ibadah, dan pemuka agama.

Namun, ia belum dapat merinci nilai anggaran dari setiap jenis program bantuan lantaran tengah melaksanakan dinas luar. Bantuan, itu rencananya mulai bergulir di bulan depan.

"Sedang persiapan rencana realisasi anggarannya awal Oktober," ujar dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait