fpi

Pemblokiran Terhadap Rekening Terafiliasi FPI Berpotensi Bertambah

Pemblokiran Terhadap Rekening Terafiliasi FPI Berpotensi Bertambah
(dok. Okezone Ekonomi)


Jakarta (Lampost.co) -- Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana mengatakan pemblokiran terhadap rekening terafiliasi Front Pembela Islam (FPI) berpotensi bertambah. Hingga kini, PPATK memblokir 89 rekening milik FPI.
 
"Transaksi (di rekening FPI) banyak sekali kalau mundur sekian tahun ke belakang, itu banyak sekali yang harus kita tracing uangnya ke mana," kata Dian dalam diskusi Crosscheck from Home by Medcom.id, Minggu, 17 Januari 2021.
 
Dian mengatakan 89 rekening tersebut terdiri dari rekening pusat dan rekening cabang FPI di daerah. PPATK juga menemukan sejumlah rekening individu yang terafiliasi dengan FPI dari sejumlah transaksi yang ada. 
 
Rekening individu tersebut juga dibekukan. Pemblokiran sementara rekening diperlukan guna melakukan pemeriksaan terhadap tiap transaksi yang dilakukan organisasi terlarang itu.
 
"Yang ingin kita tahu uangnya datang dari mana, disalurkan ke mana. Jangan sampai datang dari organisasi yang bermasalah," ucap Dian.
 
Pemeriksaan rekening, kata Dian, untuk mengulik ada tidaknya aktivitas yang dianggap bertentangan dengan aturan perundang-undangan. Misalnya, tindak pidana pencucian uang maupun tindak pidana pendanaan terorisme.
 
Dian mengatakan pihaknya telah mengantongi dugaan awal terkait aktivitas rekening FPI yang mencurigakan, namun belum bisa disimpulkan. Hasil pemeriksaan terhadap rekening milik FPI akan dikirimkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti. "Apabila perlu (ada tindak pidana) bisa dilakukan penegakan hukum lanjutan," kata Dian. 

 

EDITOR

MEDCOM

loading...




Komentar


Berita Terkait