#minyakgoreng

Pembelian Minyak Curah dengan PeduliLindungi Dinilai Kurang Efisien

Pembelian Minyak Curah dengan PeduliLindungi Dinilai Kurang Efisien
Minyak goreng. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Lampung menilai penerapan aplikasi PeduliLindungi untuk pembelian minyak goreng (migor) curah kurang efisien.

Ketua APPSI Lampung, Herman Malano, mengatakan kebijakan pembelian migor curah dengan aplikasi tersebut hanya cocok diterapkan bagi masyarakat di perkotaan dan tidak bisa untuk pedesaan.

"Kalau pembeli di pasar, apalagi di desa tidak semua orang punya android dan bisa pakai aplikasi itu," ujar Herman, Minggu, 26 Juni 2022.

Menurutnya, masyarakat akan semakin kesulitan mendapatkan migor karena tidak bisa menjalankan proses pembelian sesuai prosedur.

"Jangan semua harus pakai aplikasi, boleh pakai aplikasi tapi boleh juga tidak pakai aplikasi. Artinya tidak membatasi seluruh pembeli dari berbagai kalangan," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait